Arsip Tag: Uhamka

Prodi Kesehatan Masyarakat FIKES UHAMKA Raih Akreditasi Unggul, Makin Berkualitas

Hendelforex, JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Prof. Dr KHAMKA (UHAMKA) semakin menunjukkan kualitasnya.

Hal ini terjadi setelah Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Kurikulum Kesehatan Masyarakat (prodi) UHAMKA mendapat akreditasi unggul.

BACA JUGA: Rektor Uhamka minta 3.457 wisudawan jadi agen

Capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Pengurus Nomor 0947/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2023 Asosiasi Lembaga Akreditasi Independen Perguruan Tinggi Indonesia (Asosiasi LAM-PTKes) tanggal 22 Desember 2023. 5 tahun.

Dekan FIKES UHAMKA Oni Linda mengatakan akreditasi unggul ini merupakan bukti berfungsinya sistem penjaminan mutu kurikulum secara optimal.

BACA JUGA: Uhamka dan Sofia University sepakat untuk mendirikan pusat transformasi yang berfokus pada Islam moderat

Menurutnya, prestasi tersebut diraih berkat kerja sama dan interaksi yang baik antara guru, tenaga pengajar, siswa, lulusan dan mitra yang berupaya mewujudkan pendidikan berkualitas.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Prodi Kesehatan Masyarakat FIKES Uhamka yaitu akreditasi yang sangat baik,” kata Oni Linda di Jakarta, Kamis (1/4).

BACA JUGA: Uhamka ajak mahasiswa Sofia University kuliah di Indonesia

Ia berharap dengan akreditasi unggul ini menjadi motivasi untuk memberikan pelayanan pendidikan, pelatihan, penelitian dan kerja masyarakat yang lebih baik lagi.

Selain Program Studi Kesehatan FIKES, UHAMKA mempunyai tujuh program studi yang terakreditasi sebagai berikut:

1. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 FKIP Uhamka.

2. Program studi Bahasa Indonesia, sekolah pascasarjana Uhamka, magister.

3. Program Studi Pendidikan Agama Islam, S1 FAI Uhamka.

4. Kurikulum guru SD FCIP “Ukhamka” jenjang C1.

5. Kurikulum pendidikan ekonomi sarjana FCIP Ukhamka.

6. Kurikulum Konseling, S1 FCIP Ukhamka.

7. Program pendidikan geografis sarjana FCIP “Ukhamka”. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA… Rektor Gunavan Tegaskan Kembali Visi Profetik Entrepreneurial University di HUT Ukhamka ke-66

Uhamka Ajak Mahasiswa Sofia University Kuliah di Indonesia

Hendelforex, JAKARTA – Dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (Uhamka) Emaridial Ulza berkesempatan mengikuti kuliah tamu di Universitas Sofia.

Acara ini penting karena menandai peran bahasa Indonesia yang baru-baru ini diakui sebagai salah satu dari 10 bahasa resmi sesi UNESCO bersama dengan bahasa-bahasa lain di dunia.

BACA: Uhamka Kampus Islam Terbaik Dunia Menurut 4ICU, Bagus!

Kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Sofia University ini dilaksanakan di Center for Oriental Languages ​​and Cultures dan diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Asia Selatan, Timur dan Tenggara.

Emaridial Ulza yang menjabat sebagai sekretaris Uhamka dan ketua Pusat Pemuda Muhammadiyah menjelaskan kepada para siswa tentang budaya, politik dan pendidikan di Indonesia.

BACA JUGA: Ia Gandeng Malaysia Wujudkan Perdamaian Dunia

Ia menjelaskan betapa kayanya budaya Indonesia baik dari keragaman budaya, adat istiadat, dan tradisi yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Mahasiswa Sofia University menunjukkan ketertarikannya terhadap acara tersebut, mulai dari tarian tradisional hingga seni.

BACA: Uhamka serahkan penghargaan kepada relawan Indonesia di Palestina

Setelah itu, Emaridial Ulza menjelaskan dinamika politik Indonesia, termasuk sistem demokrasi dan pemilu.

Beliau juga menekankan peran Indonesia dalam politik regional dan global serta isu-isu penting yang sedang terjadi di dunia.

Salah satu momen terpenting dalam pidato tamu ini adalah saat beliau berbicara dalam bahasa Indonesia.

Emaridial Ulza mengatakan, bahasa Indonesia baru-baru ini diakui UNESCO sebagai salah satu dari 10 bahasa resmi dunia, suatu prestasi yang membanggakan.

“Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia mempunyai peran penting sebagai penghubung ribuan bangsa dan penyatuan budaya antar bangsa serta siap melanglang buana hingga mendunia,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Emaridial Ulza mengajak mahasiswa Sofia University untuk belajar di Indonesia.

Dijelaskannya, Indonesia menawarkan pengalaman pendidikan yang berharga dengan beragam program studi yang relevan, serta kesempatan untuk merasakan langsung kehidupan dan budaya Indonesia.

Diungkapkannya, Muhammadiyah memiliki 171 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia dan 1 di Malaysia.

Tidak hanya universitas, kami memiliki sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan.

“Anda bisa memilih di mana ingin belajar studi Asia dengan merasakan langsung budaya Indonesia, memberikan pengalaman unik dibandingkan negara lain,” kata Ulza.

Saat ini, Universitas Sofia memiliki kursus bahasa Indonesia pertama di Bulgaria, yang merupakan platform penting untuk memahami dan mempelajari bahasa yang baru-baru ini diakui oleh UNESCO.

Pidato tamu ini tidak hanya mempererat hubungan kedua universitas, namun juga memberikan dampak positif terhadap pertukaran budaya dan pendidikan yang mendalam antara kedua negara.

Semakin banyak pelajar Bulgaria yang tertarik belajar di Indonesia, maka semakin erat pula hubungan kedua negara. (esy/jpnn)

Rektor Uhamka Minta 3.457 Wisudawan Jadi Agent of Change

Hendelforex, Jakarta – Guru Besar Universitas Muhammadiyah Dr. HAMKA (Uhamka) meluluskan 3.457 lulusan magister, sarjana, dan menengah pada tahun 2023 dalam sidang terbuka Senat Uhamka.

Wisuda ini dihadiri 3457 mahasiswa yang terbagi dalam tiga sesi wisuda. Pertemuan pertama dilaksanakan dengan dihadiri 1.285 wisudawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Psikologi (FPsi).

Baca juga: Ohamka Ajak Mahasiswa Sofia University Kuliah di Indonesia

Sesi kedua diikuti oleh 1343 wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI).

Sesi ketiga diikuti oleh 829 wisudawan dari Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Farmasi dan Sains (FFS), Fakultas Industri dan Teknologi Informasi (FTII) dan Fakultas Pascasarjana (SPs).

Baca juga: Uhamka Gandeng Universitas Eropa dan Teliti Kepemimpinan Perempuan

Rektor Uhamka, Profesor Gunawan Suryoputro, mengatakan Uhamka mendorong sumber daya yang dimiliki sebagai sinergi yang kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

“Ini merupakan komitmen Ohamka terhadap dharma catur di perguruan tinggi, menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi di kancah nasional dan internasional,” kata Guru Besar tersebut. Gunawan pada acara wisuda yang digelar di Jakarta Convention Center bertema Uhamka Educate: Upaya Menyelamatkan Dunia, Sabtu (23/12).

Baca Juga: Universitas Ohamaka dan Sofia sepakat untuk mendirikan pusat transformasi yang berfokus pada Islam moderat.

Ditambahkannya, sebagai wujud komitmen perguruan tinggi Catur Dharma, Uhamka bertekad untuk terus meningkatkan mutu universitas dan mendorong perguruan tinggi serta program yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

Uhamka juga terus mengoptimalkan sumber daya manusia sebagai kekuatan terbesar dalam upaya meningkatkan pendidikan tinggi yang religius, visioner, konstruktif, profesional, transparan dan proaktif dalam berkomunikasi.

Lanjut Profesor Gunawan, Uhamka mengusung visi menjadi universitas pendidikan profetik yang mendidik secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial untuk menciptakan peradaban yang maju.

Integrasi profetik ini diwujudkan dalam nilai-nilai kejujuran, amanah, dan kasih sayang sebagai cita-cita pengelolaan pendidikan tinggi.

Ditegaskannya, Uhamka mempunyai visi menjadi universitas pendidikan profetik yang mendidik secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial untuk mewujudkan peradaban yang maju.

Universitas Tarbiat Nabavi dibangun dengan inspirasi keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mentransformasikan nilai-nilai kejujuran, amanah dan kasih sayang.

Kata Guru Besar, Kami yakin nilai-nilai tersebut akan menjadi modal sosial dan budaya dalam pengelolaan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengingatkan generasi muda akan menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Oleh karena itu, Uhamka berupaya untuk melatih mereka yang mampu menemukan metode pendidikan yang inovatif, dapat menemukan peluang integrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan ilmu pengetahuan terkait tuntutan zaman dan memahami transformasi digital dalam kehidupan.

“Oleh karena itu, lulusan Uhamka dapat menjadi agen perubahan yang mampu melakukan perubahan secara progresif,” ujarnya.

Ohamka sebagai universitas unggulan terus berupaya mencetak generasi muda yang gigih dan tekun menghadapi tantangan perubahan zaman, lanjutnya.

Lulusan Uhamka diharapkan memiliki kemampuan mengajar yang inovatif, mampu menjajaki peluang yang muncul dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta melaksanakan transformasi digital.

“Kami berharap tekad ini dapat membawa perubahan progresif di masa depan,” tutup Profesor Gunawan.

Dalam wisuda kali ini turut hadir Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Mohajer Effendi yang juga Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Guru Besar. Dari Kopertais Distrik I DKI Jakarta, Prof. Surorin, keluarga Boya Hemka. (esy/jpnn)

Uhamka Gandeng Universitas di Eropa, Meriset Kepemimpinan Perempuan

Hendelforex, Jakarta – Universitas Muhammadiyah Prof. dr. HAMKA (Uhamka) menggandeng universitas-universitas di Eropa untuk melakukan penelitian mengenai kepemimpinan perempuan.

Profesor Gunavan Suryaputro, Rektor Uhamka mengungkapkan, penelitian kolaboratif ini dilakukan bekerja sama dengan Sofia University, Bulgaria.

Baca Juga: Uhamka Berikan Penghargaan kepada Mantan Mahasiswa yang Menjadi Relawan Indonesia di Palestina

“Tema penelitian kolaboratif ini adalah untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang mendukung yang didorong oleh perempuan, pemimpin akademik dan pemimpin di bidang sains (sumur benih),” kata Prof Gunavan dalam konferensi pers di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uhanka (FEB) pada Senin (20/11).

Rektor Gunavan mengatakan Sophia University dan Uhamka telah menjalin kerja sama selama 5 tahun.

Baca juga: Uhamka Gandeng Malaysia untuk Wujudkan Perdamaian Dunia

Proyek kolaboratif yang sedang berjalan mencakup mobilitas mahasiswa dan dosen yang berkunjung.

Kerja sama yang dilaksanakan berupa pengiriman mahasiswa Uhanka ke Sofia University selama 6 bulan.

Baca juga: Profesor Gunawan Ungkap Kiprah Uhamka di HUT ke-66

Selanjutnya Universitas Sofia mengirimkan profesor tamu ke Uhamka untuk mengajar.

“Keberhasilan kerjasama ini menjadi landasan bagi Uhamka dan Sofia University untuk meningkatkan kerjasama dalam proyek penelitian kolaboratif dan didukung oleh lembaga internasional khususnya Erasmus Mundus,” jelas sang profesor. Gunawan.

Ditambahkannya, Sofia University dan Uhamka sepakat untuk membuat pusat penelitian atau kajian transformasi pendidikan.

Oleh karena itu, sebuah organisasi bernama Pusat Studi Transformasi Antar Universitas diusulkan.

“Dan proyek pertama ini adalah lubang benih,” jelas Profesor Gunavan.

Dalam kesempatan yang sama, Profesor Harry Mulyono, Presiden Lembaga Publikasi, Klasifikasi, Kerja Sama dan Pengembangan Hubungan Internasional (LP3KUI), mengatakan Uhamka memiliki visi internasionalisasi yang dikembangkan Profesor Gunawan untuk mencapai level Uni Eropa.

Hal ini menjadi kesempatan bagi Uhamka untuk melakukan penelitian bersama Sofia University di Bulgaria dengan topik seed pit.

Ia menjelaskan, isu ini penting bagi Uni Eropa 2030 yang akan menjawab tantangan Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Tujuannya adalah untuk bertukar informasi dan pengalaman antara guru, peneliti, dan wirausaha sehingga pendidikan dapat merespons perubahan iklim dengan cepat.

“Tujuan utama dari proyek penelitian ini adalah merancang dan memoderasi model untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendukung dan memberdayakan perempuan sebagai pemimpin dalam pendidikan dan sains pada umumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, penelitian kolaboratif dengan Sofia University menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan lingkungan pendidikan yang mendukung anak-anak dan remaja untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bulgaria dan Indonesia.

Identifikasi tantangan partisipasi pemimpin perempuan dalam konteks pendidikan dan sains di kedua negara.

“Kemudian akan ada pedoman untuk meningkatkan kualitas perempuan di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan,” kata Profesor Herry.

Sebagai Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sekaligus ketua tim peneliti Sumur Benih, Puri Pramudiani mengatakan, peluang bekerja sama dengan Sofia University sangat baik bagi Uhamka.

Proyek ini tidak hanya mengenai transformasi di sektor perempuan, tetapi juga di sektor keuangan, digital, dan lainnya di masa depan.

“Ini merupakan tantangan dan peluang yang nantinya akan tercermin dalam cerita nasional dan internasional,” tandasnya.

Selain itu, kata dia, akan ada pedoman untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Dari sektor ini, lingkungan pendidikan yang mendukung generasi muda, baik berbakat maupun menyimpang, terus berkembang untuk melahirkan perempuan profesional yang sukses di bidang pendidikan dan sains, lanjut Puri. (esy/jpnn)

Baca artikel lainnya… Julhas berikan beasiswa PAN kepada 100 mahasiswa Uhanka