Arsip Tag: senjata

Alasan Meriam Paladin Jadi Senjata Paling Ditakuti Rusia

Jakarta – Meriam M109A6 Paladin AS merupakan salah satu senjata paling berbahaya Rusia dalam perang melawan Ukraina. Saking tangguhnya, senjata ini pun diklaim mustahil untuk dihancurkan.

M109A6 Paladin adalah sistem artileri howitzer self-propelled yang diproduksi di Pusat Operasi Manufaktur Paladin di Chambersburg. Paladin pertama kali muncul pada tahun 1994.

Selain sulit dihancurkan, reputasi Paladin di medan perang adalah bahwa sistemnya cukup mobile untuk melakukan misi penembakan dan membalikkan, memungkinkannya menembaki tentara Rusia dan menghindari tembakan balasan.

Dalam analisisnya tentang bagaimana sistem persenjataan AS digunakan oleh Brigade Mekanis ke-47 Ukraina, Howard Altman menulis pada Senin (12) bahwa Daily Digest melaporkan: berubah menjadi ujian serius bagi .” /2/2024).

Kehebatan bola Paladin1. Tembak dan mundur

Military Today mencatat bahwa Paladin dapat berhenti menembak dalam waktu kurang dari 60 detik dan kembali beraksi berkat waktu penempatannya yang singkat. Namun senjata ini tetap memiliki maksimum rate of fire yang cukup signifikan.

2. Kecepatan tembakan Paladin

Paladin dapat menembakkan maksimal empat tembakan standar per menit dan memiliki laju tembakan yang konstan, memungkinkan satu tembakan ditembakkan ke musuh setiap tiga menit. Namun, Angkatan Bersenjata Ukraina tidak menggunakan paladin dalam kapasitas yang berkelanjutan.

3. Serangan balik

Paladin Ukraina memainkan peran penting dalam serangan musim panas negara itu terhadap selatan dari arah Robotin-Verbov. Alasan keberhasilan ini adalah penggunaan tank Leopard 2A6 buatan Jerman.

4. Tablet standar

Paladin dapat menembakkan peluru artileri howitzer standar 155 mm dan saat ini digunakan untuk menyerang sasaran yang berjarak kurang dari 6 mil (10 km). Tetapi brigade mekanis ke-47 tidak menggunakan peluru standar untuk melawan posisi Rusia di timur.

5. Senjata cluster pembakar

Salah satu komandan Paladin ke-47 mengatakan kepada United 24 dalam sebuah wawancara bahwa dia menembakkan amunisi cluster M864 ke pasukan Rusia. Kombinasi ini efektif karena memungkinkan pasukan Ukraina membunuh dan menghancurkan sejumlah besar infanteri selama serangan.

6. Robotin adalah kunci kemenangan

Paladin dari brigade mekanik ke-47 memainkan peran penting dalam merebut kembali desa strategis Robotin dalam perjalanan menuju kota Tokmok. Paladin kemudian menjaga jalan menuju Robotin dari serangan Rusia, menembakkan lebih dari 100 peluru sehari pada saat itu.

7. Tidak dapat dihapus

Seorang anggota Duma Rusia, Andrey Gurlev, mengumumkan di saluran Telegramnya pada September 2023 bahwa akan sangat sulit atau hampir tidak mungkin untuk menghancurkan Bola Paladin.

Gurulev berkata, “Kami membakar banyak artileri mereka, mereka menggunakan senjata self-propelled. Orang-orang kami mengatakan bahwa sangat sulit, hampir tidak mungkin, untuk menangkap mereka; setelah tembakan pengamatan kedua, mereka pergi dan situasinya berubah.” Gurulev .

Perbandingan Jet Tempur F-5 Houthi vs MiG-21 Rusia, Mana Lebih Unggul?

JAKARTA – Membandingkan jet tempur Houthi F-5 dengan MiG-21 Rusia menjadi perdebatan menarik. Secara historis, dapat dikatakan bahwa keduanya adalah petarung berpengalaman yang populer dan banyak diproduksi.

Jet tempur F-5 dan MiG-21 dikembangkan pada tahun 1950an. Masing-masing memiliki latar belakang sejarah tersendiri, termasuk penggunaannya dalam konflik berskala besar yang terjadi sepanjang sejarah.

Di zaman modern seperti sekarang, penggunaan F-5 dan MiG-21 masih banyak ditemui. Misalnya, baru-baru ini pesawat tempur F-5 kuno ini digunakan oleh kelompok militan Houthi di Yaman.

Lalu, apa perbandingan antara pesawat tempur F-5 dan MiG-21? Simak ulasan Perbandingan Jet Tempur F-5 Houthi MiG-21 di bawah ini

1. Pesawat tempur F-5

F-5 adalah pesawat tempur ringan supersonik yang dirancang oleh Northrop Corporation di Amerika Serikat. Perkembangannya dimulai pada tahun 1950-an.

Setelah beberapa kali pengembangan dan uji coba, F-5 diperkenalkan pada tahun 1964. Saat itu, pesawat tempur ini beroperasi bersama Skuadron Pelatihan Kru Tempur USAF.

Versi pertama F-5 dilengkapi dengan dua mesin General Electric J85. Pilihannya didasarkan pada kinerjanya yang baik dan didukung oleh biaya perawatan yang rendah.

F-5 awalnya dirancang hanya untuk misi tertentu, seperti superioritas udara. Seiring berjalannya waktu, pesawat tempur ini juga digunakan sebagai pendukung serangan darat.

Dari segi performa, pesawat tempur ini mampu mencapai ketinggian 50.000 kaki dan kecepatan di atas Mach 1. Dari segi persenjataan, F-5 membawa beragam senjata yang dapat disesuaikan dengan misinya.