Arsip Tag: round up

3 Fakta Keji Pacar Tamara Tyasmara: Tenggelamkan Dante 12 Kali-Luka Lebam

Jakarta –

Sebuah kejadian yang bermula dari kecerobohan mengubah hidup seseorang menjadi pembunuhan. Putra Tamara Tiasmara, Dant, meninggal silih berganti.

Kekasih Tamara Tiasmara, Yoda Arfand, diumumkan sebagai tersangka utama pembunuhan Dante.

Berikut fakta aksi brutal Yoda Arfand dalam kasus pembunuhan Dante yang dirangkum redaksi detikHOT: 1. Mencelupkan ke dalam kolam sebanyak 12 kali.

Dari hasil kajian rekaman CCTV, terungkap Yudas Arfandi telah mencelupkan tubuh Dante sebanyak 12 kali.

Pada kesempatan yang baik ini, izinkan kami perkenankan tim penyidik ​​Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyampaikan kabar terkini terkait penyidikan meninggalnya korban bernama Radin Andant Khalif Pramoditi yang terjadi pada Sabtu, 27 Januari. 2024 di Kolam Renang Tertama Pelam Water Park, Anda, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya, Senin (12/2/2024) kepada wartawan.

Kemudian Yehuda Arfandi terjatuh begitu saja ke tubuh Dante sebanyak 12 kali dalam waktu berbeda. Akibatnya Dante tak bisa bernapas.

Kemudian korban dibenamkan sebanyak 12 kali dengan waktu yang berbeda-beda, antara lain 14 detik, lalu 24 detik, lalu 4 detik, lalu 2 detik, lalu 26 detik, lalu 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan seterusnya. .. 26 detik,” jelasnya.

Sedangkan yang terakhir 54 detik. Nanti untuk penjelasan durasi perendaman di kolam akan jelas dari tim analisis teknologi informasi Puslabfor, tegas Kompol Virastia. Luka ditemukan

Saat jenazah bayi Tamara Tiasmara digali dan dilakukan otopsi, santer diberitakan terdapat luka memar dan bekas gigitan. Terkait hal tersebut, dokter Pusat Kehakiman dan Peradilan RS Polri Farah yang melakukan otopsi terhadap jenazah Dante.

Dr Farah berharap penjelasan ini dapat menjernihkan kebingungan yang terjadi di luar negeri.

Lesi muncul 20-30 menit setelah kematian adalah hal yang wajar. Kami tidak menemukan adanya lesi, jelas dr Farah di Polda Metro Jaya, Senin (12/2/2024).

Sebelumnya, Dr. Farahi sempat menyatakan bahwa tidak ada bukti pelecehan. Begitu pula tidak terlihat adanya aliran darah pada tulang korban. Yudas membawa Dante kembali dari tepi jurang

Dikatakan bahwa Yudas Iskariot membangkitkan Dante sebanyak 12 kali. Upaya Dante menyelamatkan diri digagalkan oleh Yudas Irfandi. Dekremsis Polda Metro Jay Kombis Pol Vira Satya Triputra mengungkapkan Yoda Arfand melakukan gerakan mencurigakan agar Dante tidak sampai ke tepi kolam.

“Tersangka melakukan perbuatan tersebut sekitar empat kali,” kata Kompol Veera Sathya Triputra di kantornya, Senin (12/2/2024).

Dante terbatuk lagi. Kemudian Yehuda Arfandi mengangkat Dante ke tepi kolam dan membantunya.

Pada titik ini, Dante sudah tidak bernapas lagi dan makanan serta busa keluar dari mulutnya.

Dari kekebalan yang diperoleh Polda Metro Jaya, YA dikenakan Pasal 76c terkait Pasal 35 UU 80 RI Tahun 2014, Perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUHP. . KUH Perdata dan/atau Pasal 338 KUH Perdata dan/atau Pasal 359 KUH Perdata. Ancamannya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Tonton juga video ‘Polisi mengungkap hasil CCTV dan cara Yudas menipu Dante’:

(Apa)

Tamara Tyasmara Buka Pengakuan Pacar Usai Dante Meninggal dan Tuduhan ‘Cek TKP’

Jakarta –

Sepeninggal Dante, Tamara Tyasmara banyak mendengar tuduhan tak masuk akal terhadap dirinya dan kekasihnya, Yudha Arfandi alias YA pun ditetapkan sebagai tersangka. Tamara Tyasmara mendapat banyak kritik.

Bahkan pesinetron itu pun tak menyangka apa yang dilakukan Yudha Arafandi pada orang yang sangat ia percayai. Dalam detikcom, melalui telepon kemarin, Tamara Tyasmara mengaku tak ada masalah dengan kekasihnya sebelum Dante meninggal.

Tamara Tamara bilang pacarnya itu dekat dengan Dante. Saat itu juga Date dan anak Arafandi sedang berenang bersama.

Dalam acara tersebut, Arafandi menceritakan Tamara Tyasmara sempat ke rumah sakit dan datang di hari pertama pemakaman Dante. Namun Tamara Tyasmara mengaku tidak bisa melihat atau berbicara dengan Dante setelah kematiannya.

“Arfandi masih di rumah sakit. Dante di rumah sakit, hari pertama Tahlilan masih di sana. Saya belum siap ketemu. Soalnya dia sedang bersama anak saya saat itu,” ujarnya. dikatakan Tamara Tamara.

Arfandi teringat kejadian yang menimpa Dante. Tamara Tyasmara tak bisa bertemu apalagi ngobrol.

“Apalagi bilang, Oh, saya tidak bisa melakukan ini. Dia coba minta maaf, dia coba bicara, tapi saya tolak. Ini Dante yang baru saja meninggal,” tegasnya.

“Bukannya memendam perasaan malah diolok-olok. Nggak usah ngobrol apalagi ketemu,” imbuhnya.

Arafandi pun mencoba menjelaskan kepada keluarga Tamara Tyasmara. Namun Tamara memilih untuk tidak mendengarkan penjelasan apapun hingga ia melihat bukti CCTV.

Dia mencoba menjelaskan kepadaku. Saya menolak.

“Saya sudah menyerahkannya ke polisi. Kalau saya menyembunyikannya, mengapa saya harus membawa masalah ini ke polisi?” Dia berkata dengan emosi.

Tamara Tyasmara mengatakan sang kekasih akhirnya mengirimkan pesan dan mengaku lalai menjaga Dante.

Arfandi mengaku itu salahnya, dia mengaku ke saya itu salahnya, katanya, terjadilah perbincangan, ‘Aku siap Tamara, kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan. Benar, aku pasrah, aku lalai mengambil Selesai. Jaga anakmu’. Saya tidak tahu Arafandi ngobrol dengan keluarganya atau tidak,” ujarnya.

Di halaman selanjutnya, Tamara Tysmara menjawab tuntutan penyidikan kriminal sebelum Dante meninggal

Tonton video ‘Top 5: Pacar Tamara Bikin Aku Terisak-isak Dia Tak Punya Masalah Mental’:

(mata kucing)