Arsip Tag: Penyakit

8 Manfaat Tidak Terduga Pare, Aman Dikonsumsi Penderita Penyakit Ini

Hendelforex, JAKARTA – PARE mungkin menjadi salah satu sayuran yang jarang dikonsumsi orang.

Hal ini bukan tanpa alasan. Banyak orang yang enggan mengonsumsi pare karena rasanya yang pahit.

BACA JUGA: 6 Khasiat Jus Pare Rebus Dicampur Madu Tak Membantu Kolesterol

Abaikan rasa pahit yang mungkin tertinggal di lidah Anda dan nikmati melimpahnya antioksidan dan nutrisi yang ditawarkan pare.

Labu pahit mengendalikan diabetes, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan merupakan sumber sifat anti-inflamasi, anti-jamur dan anti-parasit yang sangat baik.

BACA JUGA: 5 manfaat konsumsi lada hitam mencegah terjadinya sederet penyakit ini

Berikut pernyataannya dikutip dari Netmeds.com.1. Pengendalian diabetes

Kehadiran sejumlah besar charntin (peptida mirip insulin) dan alkaloid dalam pare berperan sebagai komponen penting dalam pengendalian diabetes.

BACA JUGA: 11 Khasiat Belimbing, Aman Dikonsumsi Bagi Penderita Penyakit Ini

Selain mengatur metabolisme, juga menghilangkan peningkatan kadar gula darah secara tiba-tiba.

Ia bertindak sebagai agen hipoglikemik yang kuat dan kaya akan serat larut, menjadikannya sayuran yang ideal untuk penderita diabetes. Pembersih darah

Sifat antimikroba dan antioksidan yang kuat dari pare membantu membersihkan darah dan meningkatkan kesehatan kulit.

Pare juga efektif dalam pengobatan berbagai penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis. Meningkatkan kekebalan

Labu pahit merupakan antioksidan kuat dan membantu melawan berbagai infeksi dalam tubuh.

Antioksidan ini melindungi tubuh dari radikal bebas dan senyawa berbahaya lainnya yang timbul selama metabolisme dan mencegah serangan berbagai penyakit dengan cara menghilangkannya.

Menambahkan pare ke dalam makanan Anda meningkatkan peluang Anda melawan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung, kerusakan ginjal, dan masalah hati. Ini meningkatkan kesehatan sistem pernafasan

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa pare membantu penyakit pernafasan seperti asma, bronkitis dan rinitis.

Sifat antihistamin, penekan, anti-inflamasi, ekspektoran, dan antivirusnya menjadikannya sebagai penambah kesehatan sistem pernapasan yang sangat baik. Meredakan wasir

Sifat anti-inflamasi yang kuat pada pare menjadikannya losion yang baik untuk mengatasi kondisi wasir yang menyakitkan.

Pasta yang terbuat dari akar tanaman pare dapat dioleskan secara eksternal untuk mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa sakit dan pendarahan.

Selain itu, minum jus pare juga bisa meredakan wasir secara instan. Meningkatkan kesehatan kulit

Konsumsi pare secara teratur membantu menjaga kulit tetap cerah dan bebas noda.

Sifat pemurni darah pare mencegah jerawat dan mengobati kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, dan infeksi kulit lainnya. Melindungi sel dari kerusakan

Pare merupakan sumber asam galat, katekin, epikatekin, dan asam klorogenat yang baik.

Semua antioksidan kuat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari berbagai jenis kerusakan. Meningkatkan kesehatan mata dan tulang

Sumber vitamin A, vitamin C, zinc dan potasium yang sangat tinggi, pare membantu mencegah penyakit, membangun tulang, menyembuhkan luka jangka panjang dan meningkatkan penglihatan. (fny/jpnn)

BACA ARTIKEL KAMI YANG LAINNYA… 4 Khasiat Jus Pare Rebus, Ampuh Banget

11 Khasiat Minum Air Lemon Hangat Setiap Pagi, Bikin Penyakit Ini Kabur

Hendelforex, Jakarta – Lemon merupakan bagian dari keluarga jeruk yang bernilai tinggi dalam berbagai makanan.

Jus lemon, dengan sedikit madu, merupakan makanan pokok banyak orang.

Baca Juga: Waspada, 5 Bahaya Minum Air Lemon Saat Perut Kosong

Itu karena jus lemon dianggap sebagai obat mujarab yang sederhana namun ampuh untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, terutama bila dikonsumsi di pagi hari.

Minuman yang mengandung buah jeruk yang kaya vitamin C, antioksidan dan rasa yang menyegarkan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Baca juga: 5 Manfaat Sirsak, Hilangkan Penyakit Ini

Deskripsi diambil dari halaman Healthshots.com.1. Meningkatkan hidrasi

Hidrasi yang cukup sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: 7 Manfaat Mencampur Air Lemon dengan Madu untuk Menghilangkan Penyakit Jenis Ini

Jus lemon adalah cara yang lezat untuk meningkatkan asupan air harian Anda.

Tetap terhidrasi membantu penurunan berat badan, mendukung kesehatan kulit, dan membantu tubuh Anda melakukan yang terbaik. Kaya akan vitamin C

Lemon adalah sumber vitamin C yang baik, antioksidan yang dikenal mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka, membantu produksi kolagen, dan berkontribusi pada kesehatan kulit dan jaringan ikat. . Faktanya, ini juga melindungi sel Anda dari kerusakan. Ini membantu dalam pencernaan

Jus lemon merangsang produksi cairan pencernaan, seperti empedu, yang membantu sistem pencernaan Anda memecah makanan.

Lemon dapat menenangkan gangguan pencernaan dan perut.

Minum segelas air lemon hangat di pagi hari merupakan salah satu amalan yang baik untuk dilakukan. Manajemen berat badan

Jus lemon dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar dan mengurangi asupan kalori karena kandungan makanan dan airnya. .

Selain itu, asam sitrat dalam lemon dapat mendukung kesehatan pencernaan dan metabolisme, yang keduanya membantu menjaga berat badan yang sehat. Mendukung kesehatan mental

Jus lemon dapat membantu kesehatan jantung dalam banyak hal.

Mineralnya dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan antioksidan membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mencegah kerusakan oksidatif pada arteri.

Selain itu, menjaga berat badan yang sehat dan tetap terhidrasi penting untuk kesehatan jantung. Kulit akan bersinar

Antioksidan pada jus lemon, terutama vitamin C, mampu membuat kulit tampak sehat dan bersinar.

Vitamin C membantu mencegah penuaan kulit dengan mengurangi kerutan dan flek.

Selain itu, hidrasi yang diberikan oleh air lemon dapat membuat kulit tetap kenyal dan bersinar. Mencegah batu ginjal

Asam sitrat dalam lemon dapat mencegah batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dalam urin, sehingga mencegah pembentukan batu.

Namun mengonsumsi jus lemon dapat menyebabkan jerawat pada beberapa orang karena kandungan oksalatnya. Ini penting untuk kesehatan mulut

Jus lemon dapat membantu menjaga kesehatan mulut. Meskipun jus lemon bersifat asam dan dapat mengikis enamel gigi, mengencerkannya dengan air akan mengurangi risiko ini.

Karena sifat antimikrobanya, jus lemon dapat melawan bau mulut dan sakit tenggorokan. Meningkatkan kekebalan

Seperti disebutkan sebelumnya, vitamin C adalah penguat sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Konsumsi jus lemon secara teratur dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit umum seperti pilek dan flu. Ini juga membantu penyembuhan luka dan perbaikan otot. Jus lemon bersifat basa

Meskipun lemon bersifat asam, namun memiliki efek basa pada tubuh.

Hal ini membantu menyeimbangkan tingkat pH tubuh dan menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi penyakit.

Tubuh yang basa dipercaya dapat meningkatkan kesehatan. Menurunkan berat badan

Aroma lemon memberikan efek relaksasi serta mampu mengurangi stres dan kecemasan.

Praktek menyiapkan dan meminum air lemon hangat dapat membuat rileks, membantu menurunkan mood dan meningkatkan relaksasi. (fny/jpnn)

Baca artikel lainnya.. 3 manfaat bawang merah untuk menghindari penyakit buruk ini

Menkes Budi Bicara Upaya Indonesia Eliminasi TB di Forum Internasional

Hendelforex, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berbagi pengalaman Indonesia dalam upaya pemberantasan tuberkulosis (TB) saat menghadiri ‘Stop TB Partnership (STP) Board Meeting’ ke-37 di Brasilia, Brasil. Indonesia, negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, telah mengambil langkah-langkah untuk memberantas TBC dan telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam setahun terakhir.

Pada tahun 2022, jumlah kasus tuberkulosis yang terdaftar atau terdeteksi di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan yaitu mencapai 700 ribu kasus dan 800 ribu kasus pada tahun 2023. “Sebelum Indonesia mampu mendeteksi hanya 400 hingga 500 ribu kasus tuberkulosis, saat mewabahnya COVID-19 angkanya turun menjadi sekitar 300 ribu,” kata Menteri Kesehatan Budi dikutip dari Sehtnegeriku pada Minggu, 11 Februari 2024, siang.

Menteri Kesehatan Budi menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan jumlah kasus yang dilaporkan dengan target mencapai 9 juta dari 1 juta penderita TBC pada tahun 2024. Serta penerapan inovasi finansial untuk layanan TBC,” imbuhnya.

Menurut Budi Gunadi Sadikin, kerja keras, ketekunan dan kemauan belajar serta pengorbanan membuktikan bahwa pemberantasan TBC secara global bukanlah hal yang mustahil, namun keberhasilan di masa depan yang dapat dicapai bersama. Ia menegaskan, pemberantasan TBC akan berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Pemerintah juga telah melakukan beberapa upaya untuk memberantas TBC, termasuk bekerja sama dengan masyarakat dan petugas kesehatan untuk melakukan skrining terhadap 2,2 juta orang yang berisiko tinggi terkena TBC.

Selain itu, Indonesia mendorong inovasi diagnosis TBC dengan memproduksi lima alat deteksi TBC berbasis PCR yang sudah dapat digunakan oleh 1.000 laboratorium PCR di Indonesia. Upaya lainnya dilakukan oleh Biomedical and Genomic Sciences Initiative (BGSi) yang bertujuan untuk meningkatkan surveilans TB dengan pengurutan genom pada sampel TB MDR.

Indonesia juga memastikan bahwa pengobatan TBC dapat diakses oleh semua orang dengan memperkenalkan rejimen oral jangka pendek untuk TBC yang resistan terhadap obat (TB RO), yang membantu mengurangi durasi pengobatan menjadi enam bulan.

Tidak hanya di tingkat nasional, komitmen Indonesia juga terlihat di tingkat global, dimana Indonesia bersama Nigeria, Filipina, dan Polandia telah mempelopori koalisi negara-negara untuk memerangi tuberkulosis. “Saya yakin bersama-sama kita bisa memenangkan perang melawan TBC,” kata Menteri Kesehatan Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budhi menegaskan pemberian vaksin tuberkulosis (TB) baru harus dipercepat. Budi mengatakan vaksin TBC dapat menjadi solusi hemat biaya dan berguna untuk mengurangi biaya layanan kesehatan dan mengurangi dampak ekonomi dari berkurangnya produktivitas masyarakat.

Dalam upaya pemberantasan tuberkulosis pada tahun 2030, Indonesia hanya memiliki waktu tiga tahun untuk mengembangkan vaksin tuberkulosis yang dapat digunakan mulai tahun 2028, kata menteri. kesehatan yang baik

Sebagai anggota Dewan Negara Terkena Tuberkulosis, Menteri Kesehatan Budi juga mengusulkan kepada negara-negara anggota G20 untuk melakukan investasi yang cukup untuk menjamin ketersediaan vaksin tuberkulosis baru dalam tiga tahun ke depan.

Saat ini, satu-satunya vaksin TBC yang tersedia adalah vaksin Bacillus Calmette-Guérin (BCG), yang memberikan perlindungan parsial untuk bayi dan anak usia dini. Namun perlindungan ini tidak cukup untuk mencegah tuberkulosis pada anak-anak dan orang dewasa.

Pengembangan vaksin TBC yang efektif untuk semua kelompok umur sangat diperlukan untuk mencapai penurunan kematian akibat TBC sebesar 90% dan 95%. Selain itu, vaksin TBC juga berpotensi mencegah penyebaran TBC yang resistan terhadap obat.

Tuberkulosis yang resistan terhadap obat adalah suatu bentuk tuberkulosis yang tidak merespons pengobatan standar yang biasanya efektif untuk mengobati infeksi tuberkulosis.

Demi Eliminasi TB 2030, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dorong Percepatan Pengembangan Vaksin Tuberkulosis Baru

Hendelforex, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya percepatan pemberian vaksin baru terhadap tuberkulosis (TB). Menurutnya, vaksin tuberkulosis dapat menjadi solusi yang hemat biaya dan bermanfaat untuk mengurangi dampak ekonomi dari biaya layanan kesehatan dan hilangnya produktivitas masyarakat.

Lebih lanjut Budi mengatakan, untuk menghilangkan TBC pada tahun 2030, Indonesia hanya memiliki waktu tiga tahun untuk mengembangkan vaksin TBC yang akan tersedia mulai tahun 2028.

“Pengembangan vaksin harus dilakukan secara hati-hati,” kata Menteri Kesehatan Budi saat Rapat Dewan Kemitraan Tuberkulosis (STP) ke-37 di Brasilia, Brazil pada Minggu, 11 Februari 2024 seperti dikutip Sehat Negeriku.

Sebagai anggota dewan yang berasal dari negara terdampak TBC, Menteri Kesehatan Budi juga menyarankan agar anggota G20 menginvestasikan sumber daya yang cukup untuk memastikan ketersediaan vaksin TBC baru selama tiga tahun ke depan.

Satu-satunya vaksin yang tersedia saat ini untuk melawan tuberkulosis adalah vaksin Bacillus Calmette-Guerin (BCG), yang memberikan perlindungan parsial pada bayi dan anak usia dini. Namun perlindungan ini tidak cukup untuk mencegah TBC pada anak-anak dan orang dewasa.

Pengembangan vaksin TBC yang efektif untuk semua kelompok umur sangat penting untuk mencapai penurunan kasus TBC sebesar 90% dan penurunan angka kematian TBC sebesar 95%. Selain itu, vaksin TBC juga dapat mencegah penyebaran TBC yang resistan terhadap obat.

TBC yang resistan terhadap obat adalah jenis TBC yang tidak merespons pengobatan standar yang umumnya efektif dalam mengobati infeksi TBC.

Beberapa vaksin anti-TB saat ini sedang dikembangkan dan berpotensi mencegah TB pada berbagai kelompok umur, menggantikan atau meningkatkan vaksinasi BCG, mencegah kekambuhan pada pasien yang telah menyelesaikan pengobatan, atau memperpendek durasi pengobatan.

Indonesia juga aktif berpartisipasi dalam tiga uji klinis calon vaksin tuberkulosis. Ini termasuk vaksin yang dikembangkan oleh Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) menggunakan teknologi protein rekombinan.

Selain itu, kolaborasi antara perusahaan farmasi Tiongkok CanSinoBio dan perusahaan biofarmasi Indonesia Etana telah mengembangkan vaksin yang menggunakan vektor virus.

Terakhir, ada vaksin yang dikembangkan menggunakan teknologi mRNA oleh perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech dan perusahaan farmasi Indonesia Biofarma.

“Saya yakin berkat investasi ini kita tidak hanya akan menyelamatkan nyawa manusia, namun dalam jangka panjang kita akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Menkes.