Arsip Tag: kasus kematian dante

12 Kali Tenggelamkan Kepala Dante, YA Berdalih Begini

Hendelforex, Jakarta – Polda Metro Jaya terus memeriksa Y, tersangka kematian Dante, anak Unger Dimas dan Tamara Tiasmara.

Direktur Jenderal Reserse Kriminal (Dirkrimom) Polda Metro Jaya Kompi Paul Wira Satya Triputra membeberkan alasan YA mencelupkan Dante ke kolam renang.

Baca Juga: Apa Motif Remaja Tenggelamkan Anak Tamara Tiasmara? Polda Metro Jaya mengatakan:

Menurutnya, YA mengaku hanya ingin melatih teknik pernapasan pada anak berusia enam tahun.

“Tersangka mengaku melakukan latihan pernapasan dengan latihan pernapasan yang termasuk dalam program BAP. Namun akan kita bandingkan dengan keterangan saksi dan ahli,” kata Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/2). ). .

Baca Juga: Oh, Sepertinya Tamara Tiasmara dan Ya menyempatkan diri untuk jalan-jalan bareng di kolam renang.

Ia dituduh mengubur kepala korban sebanyak 12 kali dalam kurun waktu berbeda.

Diantaranya adalah 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, 26 detik, dan terakhir 54 detik.

Baca Juga: Beberapa Detik Sebelum Tersangka YA Tenggelamkan Anak Tamara Tiasmara

Wera Satya Triputra mengatakan YA khawatir tindakan kejamnya akan diketahui orang lain.

Dia menambahkan: “Alasan perbedaan waktu adalah, menurut analisis video, ada jejak yang dilihat atau dilewati oleh petugas penyelamat ketika (korban) tenggelam dalam waktu singkat.”

Polda Metro mendakwa Jaya Yaya dengan sejumlah pasal dalam kasus kematian Dante.

Tersangka J dijerat Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 RI Perubahan Pasal 340 dan/atau Pasal 338 UU No. Hukum pidana. Pasal 359 KUHP dan/atau KUHP.

Dante, putra Unger Dimas dan Tamara Tiasmara dikabarkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang kawasan Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

Polisi menyelidiki dan melakukan otopsi terhadap jenazah Dante beberapa hari lalu.

Selain itu, pihak berwenang juga memeriksa rekaman pengawasan kolam renang tempat Dante meninggal.

Rekaman CCTV menunjukkan Dante sengaja ditenggelamkan oleh tersangka Yoda Arvandi yang akrab disapa YA.

Sedangkan Yoda Arvandi merupakan kekasih mantan istri Anger Dimas, Tamara Tiasmara. (Dade/JPNN)

Tanggapi Kasus Dante, Psikolog Sebut Pelaku Kemungkinan Punya Kepribadian Sadis

Hendelforex, JAKARTA – Kasus meninggalnya bocah enam tahun bernama Dante menunjukkan titik terang Reserse Polda Metro menangkap seseorang berinisial YA yang diduga YA adalah teman ibu Dante, Tamara Tayasmara.

Peristiwa tersebut menarik perhatian publik karena masyarakat merasa ada yang janggal dengan meninggalnya Dante. Almarhum baru ditemukan tewas pada Sabtu (27 Januari 2024) saat berenang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Baru-baru ini beredar rekaman CCTV yang menunjukkan YA berkali-kali menenggelamkan Dante hingga bocah tersebut meninggal. Banyak pihak yang geram dengan ulah YA, namun polisi belum mengungkap motif sebenarnya pelakunya.

Menanggapi kasus tersebut, Psikolog anak, remaja, dan keluarga Sani Budiantini Harmawan mengatakan perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui motif pelaku. Namun, Sunny menyampaikan pendapatnya dari sudut pandang psikologis

Dari sini terlihat jelas ada perilaku sedih yang dilakukan oleh anak dewasa. Perilaku sedih itu penyebabnya banyak sekali. Ada pemicunya, bisa marah, marah, balas dendam, kata sang sutradara. Institut Psikologi Dia Insani saat menghubungi Republika.co .id, Jumat (2 September 2024) malam.

Dalam psikologi, orang yang berkepribadian sadis cenderung menularkan perasaannya kepada orang lain. Seseorang memperoleh kesenangan dari kesakitan atau penderitaan orang lain. Ada yang langsung merugikan orang lain dan ada pula yang menyaksikan kegiatan sadis hanya secara tidak langsung.

Perilaku sedih dan emosional….