Arsip Tag: guru

Perjuangan Guru di Sukamara, Menjadikan Murid sebagai Sahabat, Inspiratif 

Hendelforex, KALIMANTAN TENGAH – Semangat Hari Guru Nasional (HGN) pun merambah ke Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Berada di jantung perkebunan kelapa sawit, Kepala Sekolah SD Perdan Sukamara Krisdiana punya cara tersendiri dalam memaknai HGN, menyebarkan semangat belajar dari hati.

BACA JUGA: Hormati Guru Nasional, Kesang Berziarah ke Makam Hus Dur

Sejak kecil Chris, begitu ia disapa, mengetahui bahwa menjadi guru adalah panggilannya ketika melihat gurunya mengajar dengan sepenuh hati.

Chris ingin menjadi guru yang baik terhadap murid-muridnya seperti halnya gurunya terhadap dirinya.

BACA JUGA: Hari Guru Nasional, Aquaproof adakan pemeriksaan kesehatan gratis, bagikan sembako

Impian Chris membawanya untuk menjalankan sekolah dasar serta mengajar siswa kelas enam.

Sekolah tempat Chris mengajar berada di tengah perkebunan kelapa sawit.

BACA JUGA: Hari Guru Nasional 2023, Mellie Goslow: Terima kasih

Bukan hanya jauh dari tempat tinggal siswa, namun suasana di sekitar sekolah juga kering dan panas, seperti alam perkebunan kelapa sawit pada umumnya.

Bagi Chris, hal ini menjadi tantangan tersendiri, karena siswa perlu diberi motivasi untuk terus menikmati bersekolah.

Chris kemudian teringat betapa dia menikmati bersekolah dan mencoba menggunakan metode berbeda agar siswa sekolah dasar bisa mendapatkan pengalaman yang sama.

Oleh karena itu, Chris menjadi dekat dengan murid-muridnya, menjadi tempat mereka bercerita.

Dari sini, Chris dapat lebih memahami apa yang disukai siswanya dan hambatan apa saja yang mereka hadapi dalam belajar.

Chris selalu percaya bahwa pendidikan yang setara adalah hak semua siswanya, sehingga ia bekerja keras untuk mencari solusi terbaik atas segala kendala dalam proses pembelajaran di sekolah.

Namun, ia menyadari bahwa menciptakan hubungan baik dan interaksi dengan siswa saja tidak cukup.

Seiring dengan pembaruan waktu dan kurikulum secara berkala, guru juga harus mampu menyesuaikan metode pengajarannya dan mengembangkan bahan ajar.

Pada titik ini, Chris memutuskan untuk mengikuti beberapa kursus pelatihan guru untuk terus meningkatkan keterampilan mengajarnya.

Beberapa kali ia mengikuti pelatihan di Palangkaraya yang mengharuskannya menempuh perjalanan sebelas jam dari Sukamara. Ternyata sulit untuk hidup bersamanya.

Pada tahun 2022, Chris berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Guru Binar, sebuah platform pengembangan karir guru yang komprehensif, holistik dan sistematis di bawah program School Development Outreach (SDO), sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Platform yang menampilkan serangkaian webinar pengembangan guru ini memenuhi kebutuhan Chris akan akses pendidikan guru yang lebih mudah diakses karena tersedia secara online.

Melalui program ini, Chris merasakan banyak manfaat yang dapat mengukuhkan panggilannya sebagai guru, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, interaktif, namun tetap efektif.

Chris mulai menerapkan ilmu yang didapat selama kuliah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kedekatan yang ia kembangkan dengan para siswa dan keterlibatannya dalam Guru Binary, Chris merasa pemahaman, pemahaman dan ingatan para siswa berkembang lebih baik.

Selain itu, mereka juga berpartisipasi lebih aktif dalam dunia pendidikan.

Setiap akhir semester, Chris juga mengajak mahasiswanya melakukan refleksi untuk mempelajari tanggapan mahasiswa dan mendapatkan masukan yang dapat digunakan untuk memperbaiki metode pengajarannya.

“Sejak saya mengikuti pelatihan di Guru Binar, materi dibahas secara detail dan penjelasannya mudah dipahami oleh guru peserta,” ujarnya.

Chris menambahkan, yang lebih menarik lagi adalah materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga praktis sehingga memudahkan guru dalam menerapkan ilmu dasar yang dimilikinya di kelas dan membuat guru semakin melek teknologi.

Alhasil, setelah Chris melakukan berbagai cara, seperti memancing diskusi dengan trigger question dan bermain Quizziz di akhir semester, agar mereka tidak mudah bosan, mereka menjadi lebih berani dalam mengutarakan aspirasinya dan bertanggung jawab penuh atas ambisinya. .

Chris merupakan salah satu dari 30.000 guru dan kepala sekolah yang bergabung dengan Guru Binar sejak tahun 2021.

Program ini telah memberikan dampak kepada 400.000 pelajar di berbagai wilayah Indonesia, perbatasan, terpencil, dan kurang mampu (3T).

Selama dua dekade, PSF terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan Indonesia melalui berbagai program.

Hingga saat ini program PSF-SDO terus berjalan secara paralel yaitu Teacher Training Center (TLC) di Musi Banyuasin, Gowa, Kudus, Karawang, Sulawesi Tenggara, Bojonegoro, Tuban, Manado, Kubu Raya, Pasuruan dan Lumajang. ; Program Sekolah Mercusuar (LSP) di Sukamara, Tompobul dan Baubau. Ekosistem Pendidikan Kejuruan (EPP) di Samarinda Kalimantan Timur. dan program pesantren di Kedira, Jawa Timur.

Momentum HGN 2023 menegaskan kembali komitmen PSF-SDO dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia melalui implementasi inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan guru.

“Kami yakin tema ‘Bergerak Bersama, Merayakan Kemerdekaan Belajar’ menjadi motivasi kami dalam setiap program yang sedang berjalan dan selesai, termasuk Guru Binar,” ujar Ketua Pengurus Putera Sampoerna Foundation George Yudistira Irawan. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAGI… Rayakan Hari Guru, gunakan filosofi Jawa

Hari Guru 2023: IKA UNJ & Dompet Dhuafa Adakan Edu Action Fest 

Hendelforex, JAKARTA – Ikatan Alumni (IKA) UNJ bersama Dompet Dufa menggelar Edu Action Fest 2023 di Gedung Ki Hadjar Dewantara Universitas Negeri Jakarta.

Acara ini merupakan bagian dari Hari Kasih Guru 2023.

Baca juga: IKA UNJ Salurkan Santunan kepada Fakir Miskin dan Anak Yatim Piatu

Wakil Ketua IKA UNJ Dr. Uswadeen menyampaikan, acara ini akan dibagi menjadi lima acara.

Antara lain talkshow, Connie Semivan Award for Heroes of Education, penyerahan buku, sosialisasi kartu wisuda, dan pemberian penghargaan fakultas.

Baca juga: Yuri Ardiantoro Terpilih Kembali Menjadi Ketua Pengurus IKA UNJ Tahun 2021-2024.

Menurut Usvadeen, IKA UNJ memperingati Hari Guru Tahun 2023 dengan menganugerahkan gelar Pahlawan Pendidikan kepada mendiang guru besar tersebut. Dokter. Connie Semivan.

“Beliau adalah guru nasional. Saya berharap Prof Coney bisa menjadi pahlawan nasional karena kebajikannya,” ujarnya, Jumat (24/11).

Baca Juga: Catatan Akhir Tahun IKA UNJ: Wajib Belajar Melindungi Kesehatan dan Hak Siswa.

Sementara itu, General Manager Pendidikan Dompet Dhufa Rena Fatima melihat acara tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan program guru dan mengembangkan teknologi pendidikan yang ada. Dalam rangka Hari Guru tahun ini, Rina berharap para guru bisa mengikuti perkembangan teknologi saat ini.

Namun teknologi pendidikan tidak bisa menggantikan peran guru baginya.

“Kita tahu teknologi saat ini sudah maju, tapi jangan lupa bahwa guru mempunyai kepribadian dan karakter. “Apa pun yang terjadi, jangan sampai kepribadianmu sebagai guru berkurang,” pesannya.

Dalam diskusi yang sama, Rektor UNJ Komaruddin menghimbau para guru untuk lebih kreatif dalam mengajar.

Bagi Komaruddin, sepengetahuannya, perilaku guru semakin menurun.

“Kebanyakan peniru tidak terlalu kreatif, saya menulis skripsi dan mendapat guru sekolah yang bagus dan masih seperti itu,” ujarnya.

Ia juga mengkritik besarnya bonus guru di kota-kota seperti Jakarta.

Menurut Komaruddin, tunjangan tersebut seharusnya diperuntukkan bagi pengembangan kompetensi profesional guru dan keterampilan mengajar dan tidak diberikan secara instan.

Meski demikian, Komaruddin tetap yakin bahwa teknologi tidak akan menggantikan guru.

Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi, penting bagi guru untuk terus berinovasi.

“Saya yakin tidak akan tergantikan. Lihat saja Ocba di Kerman, Jepang. Benar-benar diganti? Boleh saja untuk pekerjaan teknis, tapi bukan pekerjaan yang menyentuh manusia,” ucapnya.

Menurut Rektor Teknologi Pendidikan UNJ Profesor Robinson Situmorang, harapannya guru mampu menyikapi kemajuan teknologi yang ada.

Bagi guru untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam proses dan tujuan pembelajaran.

Ketua program penelitian teknologi pendidikan UNJ juga mendorong pemerintah untuk membuat desain pembelajaran yang dapat membentuk kurikulum.

Karena baginya para guru dan calon guru telah belajar bagaimana merencanakan pengajaran agar dapat terlaksana secara efisien dan efektif.

“Jadi saya berharap pendidikan desain menjadi mata pelajaran wajib bagi para guru. Tinggal bisa berinovasi seputar kurikulum,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Scola EdTech Devlin Hazrian Saleh menegaskan bahwa teknologi pendidikan bukan hanya sekedar pembelajaran.

Selain itu, Devlin juga memperhatikan ketersediaan alat pengajaran.

“Kesempatan pendidikan terbatas dalam konteks krisis pendidikan. Sulit bagi sekolah untuk mengetahui potensi dan kesesuaian siswa, guru,” kata Devlin.

Baginya, pendidikan bukan hanya untuk siswa dan guru. Menurut Devlin, keberhasilan proses pendidikan bergantung pada tiga faktor: siswa, guru, dan orang tua.

Agung Pardini, seorang aktivis pendidikan, menyadari bahwa teknologi pendidikan harus beradaptasi dengan lingkungan tempat pendidikan diselenggarakan. Penting baginya untuk mengutamakan kearifan lokal dalam pendidikan. (esy/jpnn)

Baca artikel lainnya… Dompet Dufa dan Bolu Nusaras menebar kebaikan.