Arsip Tag: dante

Kata Tamara Tyasmara soal Pihak Sekolah Dante, Waduh

Hendelforex, Jakarta – Artis Tamara Tayasmara usai sidang di Jaksa Khusus Badan Reserse Kriminal Khusus (Detreskrim) Polda Metro Jaya, Senin.

Tamara yakin pihak sekolah tidak mengetahui tren terkini (renovasi) dan putranya Raden Andante Khalifah Pramuditho Dante () renang.

Baca juga: Dante Putra Tamara Tayasmara Takut Berenang di Sekolah, Ini Alasannya

“Kalau Dante takut berenang, lihat ke air dan anak menangis. Dante bisa berenang karena pihak sekolah tidak tahu cerita baru Dante,” ujarnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin.

Ia mengaku jarang mendaftarkan Dante di kelas renang.

Baca Juga: Artis Tamara Tayasmara, Anak yang Dibunuh Polda Metro Jaya Diperiksa

“Saya tidak mengikuti kelas renang di sekolah,” katanya.

Tamara menambahkan, Dante jarang mengikuti kelas renang karena Dante sering sakit-sakitan setelah berenang di sekolah.

Baca juga AD: Penarikan Yang Terhormat Petugas KPPS Sisa Rp 17 Juta

“Karena waktu pulang sekolah renang kamu kedinginan banget, dan kalau kedinginan kamu demam banget, jadi kalau aku di kelas renang aku tidak mengajak Dante, mungkin aku sudah terlalu lama di sana.” , berbulan-bulan yang lalu,” katanya.

Tamara pun tak memungkiri bahwa Dante takut dengan air atau berenang, namun setelah berlatih, sang jagoan menjadi semakin kuat.

“Dia (Dante) takut air karena ada masalah temannya mendorong, jadi Dante suka berenang, makanya dia takut tapi lama kelamaan saya latihan dan saya latihan lagi, alhamdulillah dia juara,” katanya, katanya.

Kuasa hukum Tamara, Sandy Ariffin menjelaskan, kliennya diinterogasi selama 4 jam dan dicecar 9 pertanyaan.

“Masalah hari ini klien kami Tamara akan diminta memberikan informasi tambahan. Sekitar 9 pertanyaan,” ujarnya.

Sandy menjelaskan kliennya sedang ditanyai tentang kematian Dante dan banyak pertanyaan baru yang diajukan penyidik.

Karena banyak pertanyaan baru yang diklarifikasi, ujarnya.Saksi hari ini berasal dari orang tua Mabak Tamara yang juga bertanya.

Sandy mengatakan Tamara akan menanyakan penambahan berita acara pemeriksaan (BAP) pada Rabu (21/2).

“Tanggalnya semakin molor, mungkin hari Rabu kita akan periksa suplemen BAP lebih banyak dibandingkan hari Rabu,” ujarnya.

Kepala sekolah Dante ()) Reden Andante Khalif Pramuditho mengatakan, korban kerap takut dengan pelajaran renang.

“Dante punya masalah rasa takut dan kurang percaya diri. Hal ini terlihat dari berbagai sudut pandang di sekolah,” kata Vani Sireger, CEO Janitra Bina Manu Manu School Foundation and Parent Relations, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2).

Pada awalnya, saat sekolah mengadakan perlombaan renang baru, Dante terlihat gugup dan enggan melepaskan pelukan pelatihnya. Kedua,

Setelah beberapa kali pertemuan renang, Dante menjadi tertarik untuk mengikuti pertemuan renang

Namun yang ketiga, Dante tidak berani berenang Keempat, meski instruktur di kolam banyak, dan mereka diberi papan renang, pelampung, dan bimbingan, Dante lebih memilih untuk tetap berada di kolam.

“Saat dia melihat dan melihat kolam dan melihat teman-temannya bermain dan belajar berenang di kolam bersama gurunya, mereka ingin masuk ke dalam air sebelum menetap,” ujarnya. (antara/jpnn)

Read more stuff… Tulungang Tulungang Tulungagung Tulungang Tulungang Tulungang Tulungang Tulungagung Tulungang Tulungagung Tulungang Tulungagung Tulungagung Tulungang

Fakta di Balik Foto Senyum Tamara Tyasmara Saat 7 Harian Dante yang Jadi Hujatan

Jakarta –

Foto Tamara Tyasmarra bersama teman-temannya di tahlilan putranya Dante menyedot perhatian netizen. Dalam gambar yang diunggah di media sosial Netizen menilai mantan istri Agger Dimas itu tak punya kesedihan sama sekali.

Netizen pun menyoroti Tamara Tyasmara yang ditanya bagaimana caranya memakai riasan secara maksimal.

Kiki Farrell, sahabat Tamara Tyasmara yang juga ada dalam foto tersebut memberikan penjelasan. Apa yang sebenarnya terjadi sangat berbeda dengan gambarannya.

“Kalau dilihat dari gambarnya, mereka memakai riasan dan terlihat keren dan bahagia, tapi saat saya pergi sendiri, saya merasa saat datang, tidak seperti gambar sama sekali. Datang seperti orang yang kehilangan sesuatu, sedih, tertekan, lesu,” kata Kiki Farrell kepada awak media melalui Zoom, Minggu (11/2/2024).

Tak mau kalah simpati, para sahabat berusaha menghibur Tamara Tyasmara yang sedang berduka dengan mengajaknya memotret Dante saat Tahlila 7 hari.

“Kenapa foto ini akhirnya jadi ‘bahagia’? Ya, kami berusaha menghilangkan kesedihan itu untuk sementara waktu. Meskipun, tentu saja, saat kita sampai di rumah pasti sedih lagi Dan menurut saya itu normal,” kata Kiki Farrell.

“Jadi ini bukan soal kurangnya empati sama sekali. Tidak seperti itu. Kalau kita tidak punya empati, lalu kenapa kita ada di sini?” lanjutnya.

Kiki Farrel pun bertanya-tanya kenapa Tamara Tyasmara memakai riasan di foto-foto yang dipublikasikan. Salah satu temannya mengedit foto dengan aplikasi tersebut untuk pertama kalinya.

“Satu thread, entah siapa yang mempostingnya, ternyata sebelum diposting sudah diedit terlebih dahulu. Saat diposting tanpa diedit Saya tidak mengedit Tampaknya mereka telah dibandingkan. Beda banget, yang di edit kayak full makeup. Padahal biasa saja,” jelas Kiki Farrell.

“Alis orang, rambut, semuanya berbeda. Jadi apa yang kita lihat di depan tidak selalu seperti itu,” jelasnya.

Kiki Farrell menjelaskan, foto Tamara Tyasmara dan teman-temannya diambil pada hari ke 7 setelah kematian Dante.Setelah Dante meninggal, Tamara Tyasmara sangat lelah.

“Hari pertama dia terlihat kelelahan, hari ketujuh berbeda. Mungkin selama 7 hari dia perlahan menyesuaikan diri dengan keadaan semula. Padahal dia sedih,” kata Kiki Farrell.

“Netizen punya masalah dengan senyumannya karena [kami] harus membuatnya bahagia. Setelah mengambil gambar Ara langsung memasang ekspresi sedih,” tutupnya.

Tonton video “Update Kematian Dante: Pacar Tamara Tyasmara Ditangkap!”:

(Ars / Pilua)

Angger Dimas Ogah Terpengaruh Pernyataan Keluarga YA yang Membela Tersangka: Sekali Pembunuh Anak, Ya Sudah

Hendelforex, Jakarta Hingga saat ini, Anger Dimas masih berduka atas meninggalnya putranya, Dante, yang merasa aneh saat berada di kolam renang. Kematian Dante berujung pada kasus dugaan pembunuhan dengan tersangka YA, mantan kekasih Tamara Tyasmara.

Seiring berjalannya waktu, tampaknya semakin banyak anggota keluarga YA yang tidak setuju jika mantan kekasih Tamara Tyasmara itu menjadi tersangka pembunuhan Dante. Bahkan, keluarga tersangka sepertinya ingin nama YA dihapus dari status hukumnya.

Dimas yang marah tak terpengaruh dengan pernyataan keluarga YA. Sekecil apapun perbuatan YA yang menyebabkan kematian Dante saat berada di dalam sumur, Amarah Dimas tetap menganggap YA sebagai pembunuh putranya.

“Dia pembunuh anak (dulu pembunuh anak), sekarang jadi pembunuh anak. Itu saja,” kata Anger Dimas dalam keterangannya, merujuk pada kanal YouTube CumiCumi, Senin (19/2/2024) saat di acara Dante. sekolah. .

Lebih lanjut, Anger Dimas mengungkapkan keterkejutannya hingga saat ini masih ada pihak yang menyebut YA bukanlah pembunuh anaknya. Bahkan, bukti potensi di kolam renang tersebut terlihat jelas dalam rekaman CCTV.

“Enggak ada yang harus kita lakukan, saya tidak tahu. Kalau misalnya masih ada yang bilang jangan sampai membunuh anak, saya kaget,” sambung Anger Dimas.

Di sisi lain, Tamara Tyasmara belum mengomentari permintaan keluarga YA tersebut. Tamara diketahui sebelumnya diminta menyatakan YA tidak bersalah.

Sementara itu, Tamara Tyasmara sendiri tengah galau atas meninggalnya Dante, dan sebelum YA menjadi tersangka, ia mengaku siap menuding Dante sengaja mati.

Sebelumnya, Tamara Tyasmara sempat dihujani komentar pedas di media sosial yang menudingnya bahagia atas kematian anaknya. Pasalnya, banyak sikap Tamara Tyasmara yang diyakini netizen menunjukkan hal tersebut.

Namun belum lama ini, seorang teman bernama Angie Ang memposting video momen Tamara Tyasmara menangis sejadi-jadinya di hari pemakaman Dante. Dalam video tersebut, Tamara Tyasmara menangis tersedu-sedu hingga pingsan. Dia bahkan tidak mau meninggalkan makam putranya yang dipenuhi bunga.

“Tadi sahabatku @tamaratyasmara bahagia banget. Mulai tanggal 27 Januari 2024 hilang kebahagiaannya. Kebahagiaannya direnggut. Video yang belum diunggah ini menunjukkan betapa rentannya. Al-fatihah untuk Raden Andante Khalif Pramudityo,” tulisnya Angie Ang, Senin (12/2/2024).

Kini misteri kematian Dante perlahan terungkap. YYA yang juga kekasih Tamara ditetapkan sebagai tersangka karena Dante tenggelam saat mengikutinya berenang. Namun masih banyak netizen yang menduga Tamara bersekongkol dengan YA.

Sebelumnya, setelah YA ditetapkan sebagai tersangka, akun media sosial yang pemiliknya mengaku sepupu YA mengunggah video Dante dan mantan pacarnya Tamara Tyasmara.

Pemilik akun yang diketahui berinisial SR itu membantah YA berniat mengakhiri hidup Dante. Ia juga mengatakan Tamara Tyasmara harus bertanggung jawab atas kecerobohan Dante.

Angger Dimas Titip Pesan Ini ke Pelaku yang Tenggelamkan Dante

Jakarta –

Yudha Arfandi telah ditangkap dan ditetapkan polisi sebagai YA sebagai tersangka kematian Dante. Angger Dimas, ayah Dante sekaligus mantan suami Tamara Tyasmara, memberikan pernyataan mendalam dan berharap siapa pun yang melakukan pelanggaran tersebut bisa dihukum.

Angger Dimas mengaku tak diajak bertemu Yudha Arfandi yang kini berada di Polda Metro Jaya. Oleh karena itu, ia ingin memberikan sesuatu kepada pria yang kedapatan menenggelamkan anaknya itu.

“Saya cuma mau share itu, misal dia nonton, yang ditabur itulah yang dapat. Iya tabur, tuai,” kata Angger Dimas kepada Polda Metro Jaya, Dé Selasa (13/2/2024).

Polisi menjerat Pasal 340 KUHP atas pembunuhan di depan Yudha Arfandi. Angger Dimas sangat setuju jika pacar mantan pacarnya harus ada dalam artikel ini.

“Oh, setuju. Seharusnya ini di bawah Bab 340, bukan Bab 359 atau 338. Ini yang harus kita hadapi,” kata Angger Dimas.

Angger Dimas berharap penyelidikan atas kematian putranya bisa terus berlanjut hingga selesai. Jangan biarkan situasi anak Anda menunggu.

Ia berharap kematian putranya tidak ditutup-tutupi oleh pihak pesta demokrasi.

“Ya, saya harap ini tidak berakhir dengan pemilu. Namun, saya akan melindungi nyawa anak saya,” ujarnya.

Soal tuduhan lainnya, Angger Dimas tak mau berpikir panjang. Seluruh gugatan ini diserahkan kepada polisi.

“Cuma protes, kita biasa saja. Kalau ragu biar polisi yang mengembangkannya, tidak perlu dulu,” jawab Angger Dimas. Tonton Video “Raffi Ahmad Sudah Lama Kenal Pacarnya Tamara Tyasmara, Sekarang Dia Tak Bicara” (ahs/pus)

Pelaku Kasus Kematian Putranya Ditangkap, Tamara Tyasmara: Semua Orang Bilang Aku Diam

Hendelforex, JAKARTA – Selebgram Instagram (selebgram) Tamara Tyasmara bersyukur polisi telah menetapkan tersangka kematian putranya Dante.

Ia pun menjelaskan mengapa ia tak banyak bicara soal kejadian tersebut.

BACA JUGA: Terungkap Rekaman CCTV, Kekasih Tamara Tyasmara mengubur kepala Dante sebanyak 12 kali

Sebab, mereka ingin fokus menangani kasus kematian anak yang sedang diselidiki polisi.

“Kami bungkam dari kemarin. Bukan berarti saya tidak berbuat apa-apa. Semua bilang saya diam,” kata Tamara Tyasmara, Jumat (9/2) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Ada Pihak Ketiga antara Teuku Ryan dan Ria Ricis?

Ia mengaku sempat melihat rekaman CCTV yang menunjukkan penyebab kematian putranya.

Dia sekali lagi menekankan bahwa dia tetap diam selama ini.

BACA JUGA: Kabar Anggota TNI, Tawaran Ayu Ting Ting dari Ayah Ojak: Doa Saja

“Tidak mungkin kita diam saja soal hasil scan anak, jadi bukan berarti saya menutup-nutupi masalah ini. Saya ingin proses ini berjalan lancar tanpa saya berkata apa-apa,” kata Tamara Tyasmara.

Belum lama ini, Tamara Tyasmara mengumumkan kabar duka putranya Dante meninggal dunia usai tenggelam di kolam renang.

Polisi kini telah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Kekasih Tamara Tyasmara (YA) telah ditetapkan sebagai tersangka kematian Dante. (mcr7/jpnn)

5 Fakta Hasil Autopsi Anak Tamara, Paru-paru ‘Mencair’ hingga Kekurangan Oksigen Berat

Jakarta –

Tim forensik polisi yang menyelidiki penyebab kematian Dante telah merilis hasil otopsi. Sebelumnya dikabarkan putra artis Tamara Tasmara tenggelam di kolam renang di Jakarta Timur.

Dante diduga ditenggelamkan oleh pria bernama YA. Berikut rincian hasil otopsi Dante yang dirilis Kantor Pemeriksa Medis: 1. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dokter forensik RS Polri Kramat Jati dr Farah Primadani SPFM mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Dante saat pemeriksaan. Pemeriksaannya meliputi kondisi kulit dan tulang korban. Namun pemeriksaan permukaan kulit terhambat karena kondisi bangkai yang sudah mulai membusuk atau tercerna.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian kulit lainnya. Setelah itu, patah tulang, luka potong berdarah “Kami tidak melihat adanya pendarahan,” kata tulang korban. Dr.Farah 2. Tubuhnya membusuk.

Dr Farah mengatakan bahwa tubuh Dante mulai membusuk. Sebab, jenazah harus dikuburkan 10 hari sebelum otopsi. “Jenazah dikubur selama 10 hari, sehingga temuan kami menyimpulkan dalam kondisi membusuk dan rusak. Sebagian kulit wajah, leher, dan dada sebagian hilang,” ujarnya. Paru-paru Dante ‘mencair’

Usai operasi, tim medis mengungkap kondisi paru-paru Dante. Dokter Farah mengatakan, tim medis memerlukan waktu untuk menilai kondisi Dante setelah jenazahnya membusuk.

Ia juga mengatakan, bagian tubuh Dante menjadi lunak karena masuknya air secara berlebihan dan proses pembusukan.

“Saat dilakukan pemeriksaan, beberapa bagian tubuh, terutama paru-paru, diduga sudah mulai melunak dan berair karena sudah membusuk di dalam tubuh, dan tidak ada tanda-tanda penyakit,” ujarnya. Paru-paru,” katanya.

(avk/naik)

12 Kali Tenggelamkan Kepala Dante, YA Berdalih Begini

Hendelforex, Jakarta – Polda Metro Jaya terus memeriksa Y, tersangka kematian Dante, anak Unger Dimas dan Tamara Tiasmara.

Direktur Jenderal Reserse Kriminal (Dirkrimom) Polda Metro Jaya Kompi Paul Wira Satya Triputra membeberkan alasan YA mencelupkan Dante ke kolam renang.

Baca Juga: Apa Motif Remaja Tenggelamkan Anak Tamara Tiasmara? Polda Metro Jaya mengatakan:

Menurutnya, YA mengaku hanya ingin melatih teknik pernapasan pada anak berusia enam tahun.

“Tersangka mengaku melakukan latihan pernapasan dengan latihan pernapasan yang termasuk dalam program BAP. Namun akan kita bandingkan dengan keterangan saksi dan ahli,” kata Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/2). ). .

Baca Juga: Oh, Sepertinya Tamara Tiasmara dan Ya menyempatkan diri untuk jalan-jalan bareng di kolam renang.

Ia dituduh mengubur kepala korban sebanyak 12 kali dalam kurun waktu berbeda.

Diantaranya adalah 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, 26 detik, dan terakhir 54 detik.

Baca Juga: Beberapa Detik Sebelum Tersangka YA Tenggelamkan Anak Tamara Tiasmara

Wera Satya Triputra mengatakan YA khawatir tindakan kejamnya akan diketahui orang lain.

Dia menambahkan: “Alasan perbedaan waktu adalah, menurut analisis video, ada jejak yang dilihat atau dilewati oleh petugas penyelamat ketika (korban) tenggelam dalam waktu singkat.”

Polda Metro mendakwa Jaya Yaya dengan sejumlah pasal dalam kasus kematian Dante.

Tersangka J dijerat Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 RI Perubahan Pasal 340 dan/atau Pasal 338 UU No. Hukum pidana. Pasal 359 KUHP dan/atau KUHP.

Dante, putra Unger Dimas dan Tamara Tiasmara dikabarkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang kawasan Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

Polisi menyelidiki dan melakukan otopsi terhadap jenazah Dante beberapa hari lalu.

Selain itu, pihak berwenang juga memeriksa rekaman pengawasan kolam renang tempat Dante meninggal.

Rekaman CCTV menunjukkan Dante sengaja ditenggelamkan oleh tersangka Yoda Arvandi yang akrab disapa YA.

Sedangkan Yoda Arvandi merupakan kekasih mantan istri Anger Dimas, Tamara Tiasmara. (Dade/JPNN)

Kondisi Tamara Tyasmara Sebelum Pemeriksaan Kejiwaan Terkait Kematian Dante

Jakarta –

Artis Tamara Tyasmara akan menjalani pemeriksaan psikologi forensik di Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya hari ini.

Pantauan detikcom, ia hadir di Polda Metro Jaya pada pukul 16.57 WIB bersama pengacaranya Sandy Arifin.

Tamara Tyasmara mengatakan, kondisi kesehatannya baik dan mempersiapkan diri untuk tenang saat menjalani pemeriksaan ini.

Alhamdulillah selamat, sudah diperiksa, sejak kemarin sudah melakukan persiapan agar bisa selamat, kata Tamara Tyasmara saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (15/2/2024).

Sandy Arifin mengatakan, “Klien kami akan diperiksa sebagai saksi oleh tim psikologi forensik, setelah pemeriksaan akan kami umumkan perkembangan selanjutnya.”

Sebelumnya, mantan suami Tamara Tyasmara, Angger Dimas, menjalani pemeriksaan psikologi forensik sekitar 2,5 jam di Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya, Selasa (13/2/2/2024).

“Itu hanya psikotes saja, kita sudah biasa, kalau ada kerugian misalnya kita harus periksa psikologinya, apakah kita gila atau tidak,” kata Angger Dimas saat berbicara di Polda Metro Jaya, Selasa. (13/11). 2/2/2024).

“Pertanyaan mengalir begitu saja, ‘apa kabar, apa kabar?’ Bagaimana perasaanmu ketika tidak ada yang meninggal.”

Selain itu, tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah ada kemarahan atas meninggalnya anak yang dicekik YA tersebut.

Anger Dimas menjelaskan, “Ini (ujian hukum) untuk memastikan tidak ada dendam. Ini tes mental untuk mengetahui apakah orang tersebut punya dendam atau tidak.”

Terkait hasil penelitian psikologi forensik ini, Angger Dimas belum mengetahui hasilnya. Namun, polisi akan menjelaskannya nanti.

Nanti hasilnya akan dilaporkan ke polisi, jadi saya belum tahu hasilnya seperti apa, ujarnya. (bernapas)

Tamara Tyasmara Buka Pengakuan Pacar Usai Dante Meninggal dan Tuduhan ‘Cek TKP’

Jakarta –

Sepeninggal Dante, Tamara Tyasmara banyak mendengar tuduhan tak masuk akal terhadap dirinya dan kekasihnya, Yudha Arfandi alias YA pun ditetapkan sebagai tersangka. Tamara Tyasmara mendapat banyak kritik.

Bahkan pesinetron itu pun tak menyangka apa yang dilakukan Yudha Arafandi pada orang yang sangat ia percayai. Dalam detikcom, melalui telepon kemarin, Tamara Tyasmara mengaku tak ada masalah dengan kekasihnya sebelum Dante meninggal.

Tamara Tamara bilang pacarnya itu dekat dengan Dante. Saat itu juga Date dan anak Arafandi sedang berenang bersama.

Dalam acara tersebut, Arafandi menceritakan Tamara Tyasmara sempat ke rumah sakit dan datang di hari pertama pemakaman Dante. Namun Tamara Tyasmara mengaku tidak bisa melihat atau berbicara dengan Dante setelah kematiannya.

“Arfandi masih di rumah sakit. Dante di rumah sakit, hari pertama Tahlilan masih di sana. Saya belum siap ketemu. Soalnya dia sedang bersama anak saya saat itu,” ujarnya. dikatakan Tamara Tamara.

Arfandi teringat kejadian yang menimpa Dante. Tamara Tyasmara tak bisa bertemu apalagi ngobrol.

“Apalagi bilang, Oh, saya tidak bisa melakukan ini. Dia coba minta maaf, dia coba bicara, tapi saya tolak. Ini Dante yang baru saja meninggal,” tegasnya.

“Bukannya memendam perasaan malah diolok-olok. Nggak usah ngobrol apalagi ketemu,” imbuhnya.

Arafandi pun mencoba menjelaskan kepada keluarga Tamara Tyasmara. Namun Tamara memilih untuk tidak mendengarkan penjelasan apapun hingga ia melihat bukti CCTV.

Dia mencoba menjelaskan kepadaku. Saya menolak.

“Saya sudah menyerahkannya ke polisi. Kalau saya menyembunyikannya, mengapa saya harus membawa masalah ini ke polisi?” Dia berkata dengan emosi.

Tamara Tyasmara mengatakan sang kekasih akhirnya mengirimkan pesan dan mengaku lalai menjaga Dante.

Arfandi mengaku itu salahnya, dia mengaku ke saya itu salahnya, katanya, terjadilah perbincangan, ‘Aku siap Tamara, kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan. Benar, aku pasrah, aku lalai mengambil Selesai. Jaga anakmu’. Saya tidak tahu Arafandi ngobrol dengan keluarganya atau tidak,” ujarnya.

Di halaman selanjutnya, Tamara Tysmara menjawab tuntutan penyidikan kriminal sebelum Dante meninggal

Tonton video ‘Top 5: Pacar Tamara Bikin Aku Terisak-isak Dia Tak Punya Masalah Mental’:

(mata kucing)

Tanggapi Kasus Dante, Psikolog Sebut Pelaku Kemungkinan Punya Kepribadian Sadis

Hendelforex, JAKARTA – Kasus meninggalnya bocah enam tahun bernama Dante menunjukkan titik terang Reserse Polda Metro menangkap seseorang berinisial YA yang diduga YA adalah teman ibu Dante, Tamara Tayasmara.

Peristiwa tersebut menarik perhatian publik karena masyarakat merasa ada yang janggal dengan meninggalnya Dante. Almarhum baru ditemukan tewas pada Sabtu (27 Januari 2024) saat berenang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Baru-baru ini beredar rekaman CCTV yang menunjukkan YA berkali-kali menenggelamkan Dante hingga bocah tersebut meninggal. Banyak pihak yang geram dengan ulah YA, namun polisi belum mengungkap motif sebenarnya pelakunya.

Menanggapi kasus tersebut, Psikolog anak, remaja, dan keluarga Sani Budiantini Harmawan mengatakan perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui motif pelaku. Namun, Sunny menyampaikan pendapatnya dari sudut pandang psikologis

Dari sini terlihat jelas ada perilaku sedih yang dilakukan oleh anak dewasa. Perilaku sedih itu penyebabnya banyak sekali. Ada pemicunya, bisa marah, marah, balas dendam, kata sang sutradara. Institut Psikologi Dia Insani saat menghubungi Republika.co .id, Jumat (2 September 2024) malam.

Dalam psikologi, orang yang berkepribadian sadis cenderung menularkan perasaannya kepada orang lain. Seseorang memperoleh kesenangan dari kesakitan atau penderitaan orang lain. Ada yang langsung merugikan orang lain dan ada pula yang menyaksikan kegiatan sadis hanya secara tidak langsung.

Perilaku sedih dan emosional….