Arsip Tag: anak tamara tyasmara tenggelam

Fakta di Balik Foto Senyum Tamara Tyasmara Saat 7 Harian Dante yang Jadi Hujatan

Jakarta –

Foto Tamara Tyasmarra bersama teman-temannya di tahlilan putranya Dante menyedot perhatian netizen. Dalam gambar yang diunggah di media sosial Netizen menilai mantan istri Agger Dimas itu tak punya kesedihan sama sekali.

Netizen pun menyoroti Tamara Tyasmara yang ditanya bagaimana caranya memakai riasan secara maksimal.

Kiki Farrell, sahabat Tamara Tyasmara yang juga ada dalam foto tersebut memberikan penjelasan. Apa yang sebenarnya terjadi sangat berbeda dengan gambarannya.

“Kalau dilihat dari gambarnya, mereka memakai riasan dan terlihat keren dan bahagia, tapi saat saya pergi sendiri, saya merasa saat datang, tidak seperti gambar sama sekali. Datang seperti orang yang kehilangan sesuatu, sedih, tertekan, lesu,” kata Kiki Farrell kepada awak media melalui Zoom, Minggu (11/2/2024).

Tak mau kalah simpati, para sahabat berusaha menghibur Tamara Tyasmara yang sedang berduka dengan mengajaknya memotret Dante saat Tahlila 7 hari.

“Kenapa foto ini akhirnya jadi ‘bahagia’? Ya, kami berusaha menghilangkan kesedihan itu untuk sementara waktu. Meskipun, tentu saja, saat kita sampai di rumah pasti sedih lagi Dan menurut saya itu normal,” kata Kiki Farrell.

“Jadi ini bukan soal kurangnya empati sama sekali. Tidak seperti itu. Kalau kita tidak punya empati, lalu kenapa kita ada di sini?” lanjutnya.

Kiki Farrel pun bertanya-tanya kenapa Tamara Tyasmara memakai riasan di foto-foto yang dipublikasikan. Salah satu temannya mengedit foto dengan aplikasi tersebut untuk pertama kalinya.

“Satu thread, entah siapa yang mempostingnya, ternyata sebelum diposting sudah diedit terlebih dahulu. Saat diposting tanpa diedit Saya tidak mengedit Tampaknya mereka telah dibandingkan. Beda banget, yang di edit kayak full makeup. Padahal biasa saja,” jelas Kiki Farrell.

“Alis orang, rambut, semuanya berbeda. Jadi apa yang kita lihat di depan tidak selalu seperti itu,” jelasnya.

Kiki Farrell menjelaskan, foto Tamara Tyasmara dan teman-temannya diambil pada hari ke 7 setelah kematian Dante.Setelah Dante meninggal, Tamara Tyasmara sangat lelah.

“Hari pertama dia terlihat kelelahan, hari ketujuh berbeda. Mungkin selama 7 hari dia perlahan menyesuaikan diri dengan keadaan semula. Padahal dia sedih,” kata Kiki Farrell.

“Netizen punya masalah dengan senyumannya karena [kami] harus membuatnya bahagia. Setelah mengambil gambar Ara langsung memasang ekspresi sedih,” tutupnya.

Tonton video “Update Kematian Dante: Pacar Tamara Tyasmara Ditangkap!”:

(Ars / Pilua)

Tamara Tyasmara Tertunduk Datangi Polda Metro Jaya Usai Pacar Ditangkap

Jakarta –

Tamara Tyasmara datang ke Polda Metro Jaya setelah kekasihnya, YA, ditangkap dan diduga bertanggung jawab atas kematian putranya Dante.

Pesinetron itu terlihat mengenakan blazer berwarna putih didampingi pengacaranya, Sandy Arifin. Tamara Tyasmara memandangnya dan langsung masuk ke kamar.

Nama kekasih Tamara Tyasmara, YA, yang diduga menjadi penyebab kematian Dante saat berenang, terungkap. YA juga terekam CCTV di lokasi kejadian.

Detikcom menemukan rekaman CCTV anak Tamara Tyasmara dan Angger Dima berenang bersama YA.

Dari rekaman CCTV terlihat kolam renang sepi. Bocah 6 tahun itu terlihat di danau.

Dante terlihat di taman dengan pembatas kolam. Sementara itu, seorang anak laki-laki lain berada di samping Dante.

YA terlihat setelah Dante. Tertulis YA sempat melihat sebelum mendekati Dante.

Saat berada di belakang Dante, YA menenggelamkan tubuh Dante ke dalam air hingga tidak terlihat di permukaan.

Peristiwa ini terjadi selama beberapa waktu hingga tubuh Dante sama sekali tidak terlihat di permukaan air.

Setelah itu, YA mengangkat tubuh Dante yang lemas ke tepi telaga. Sepertinya dia membantu Dante.

Awalnya Tamara Tyasmara tidak pernah menyebut format YA. Ia selalu mengatakan bahwa alasan meninggalkan Dante adalah karena ia lebih percaya pada sosok itu dibandingkan percaya pada perawat yang merawat Dante.

Ibu Tamara Tyasmara, Tia, juga tak menyangka kekasih putranya menjadi penyebab meninggalnya cucunya.

Apakah dia ragu karena Tamara mengira Dante berenang bersamanya, kata Tia saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, tadi malam.

Tia menuturkan, kekasih Tamara Tyasmara ini bukan kali pertama menemani cucunya berenang. Nenek pun melihat Dante menikmati kebersamaan dengan kekasih ibunya.

“Dia sudah berkali-kali berenang dan anaknya senang,” kata ibu Tamara Tyasmara.

“(Dante) dekat (dengan pacar Tamara Tyasmara),” lanjutnya pelan.

Namun karena kasus ini sah, pihak keluarga menyerahkan semuanya ke polisi. Ibunda Tamara Tyasmara berharap penyebab meninggalnya Dante saat berenang bisa terungkap.

“Kami tidak curiga apa pun, kami percaya padanya (awalnya),” kata sang nenek. Simak Video “Update Kasus Anak Tamara Tyasmara: Masuk Investigasi – Cinta Jadi Bukti” (pus/aay)

3 Fakta Keji Pacar Tamara Tyasmara: Tenggelamkan Dante 12 Kali-Luka Lebam

Jakarta –

Sebuah kejadian yang bermula dari kecerobohan mengubah hidup seseorang menjadi pembunuhan. Putra Tamara Tiasmara, Dant, meninggal silih berganti.

Kekasih Tamara Tiasmara, Yoda Arfand, diumumkan sebagai tersangka utama pembunuhan Dante.

Berikut fakta aksi brutal Yoda Arfand dalam kasus pembunuhan Dante yang dirangkum redaksi detikHOT: 1. Mencelupkan ke dalam kolam sebanyak 12 kali.

Dari hasil kajian rekaman CCTV, terungkap Yudas Arfandi telah mencelupkan tubuh Dante sebanyak 12 kali.

Pada kesempatan yang baik ini, izinkan kami perkenankan tim penyidik ​​Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyampaikan kabar terkini terkait penyidikan meninggalnya korban bernama Radin Andant Khalif Pramoditi yang terjadi pada Sabtu, 27 Januari. 2024 di Kolam Renang Tertama Pelam Water Park, Anda, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya, Senin (12/2/2024) kepada wartawan.

Kemudian Yehuda Arfandi terjatuh begitu saja ke tubuh Dante sebanyak 12 kali dalam waktu berbeda. Akibatnya Dante tak bisa bernapas.

Kemudian korban dibenamkan sebanyak 12 kali dengan waktu yang berbeda-beda, antara lain 14 detik, lalu 24 detik, lalu 4 detik, lalu 2 detik, lalu 26 detik, lalu 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan seterusnya. .. 26 detik,” jelasnya.

Sedangkan yang terakhir 54 detik. Nanti untuk penjelasan durasi perendaman di kolam akan jelas dari tim analisis teknologi informasi Puslabfor, tegas Kompol Virastia. Luka ditemukan

Saat jenazah bayi Tamara Tiasmara digali dan dilakukan otopsi, santer diberitakan terdapat luka memar dan bekas gigitan. Terkait hal tersebut, dokter Pusat Kehakiman dan Peradilan RS Polri Farah yang melakukan otopsi terhadap jenazah Dante.

Dr Farah berharap penjelasan ini dapat menjernihkan kebingungan yang terjadi di luar negeri.

Lesi muncul 20-30 menit setelah kematian adalah hal yang wajar. Kami tidak menemukan adanya lesi, jelas dr Farah di Polda Metro Jaya, Senin (12/2/2024).

Sebelumnya, Dr. Farahi sempat menyatakan bahwa tidak ada bukti pelecehan. Begitu pula tidak terlihat adanya aliran darah pada tulang korban. Yudas membawa Dante kembali dari tepi jurang

Dikatakan bahwa Yudas Iskariot membangkitkan Dante sebanyak 12 kali. Upaya Dante menyelamatkan diri digagalkan oleh Yudas Irfandi. Dekremsis Polda Metro Jay Kombis Pol Vira Satya Triputra mengungkapkan Yoda Arfand melakukan gerakan mencurigakan agar Dante tidak sampai ke tepi kolam.

“Tersangka melakukan perbuatan tersebut sekitar empat kali,” kata Kompol Veera Sathya Triputra di kantornya, Senin (12/2/2024).

Dante terbatuk lagi. Kemudian Yehuda Arfandi mengangkat Dante ke tepi kolam dan membantunya.

Pada titik ini, Dante sudah tidak bernapas lagi dan makanan serta busa keluar dari mulutnya.

Dari kekebalan yang diperoleh Polda Metro Jaya, YA dikenakan Pasal 76c terkait Pasal 35 UU 80 RI Tahun 2014, Perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUHP. . KUH Perdata dan/atau Pasal 338 KUH Perdata dan/atau Pasal 359 KUH Perdata. Ancamannya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Tonton juga video ‘Polisi mengungkap hasil CCTV dan cara Yudas menipu Dante’:

(Apa)

Netizen Setop! Marco Leonardho Bukan Pacar Tamara Tyasmara

Jakarta –

Polisi menangkap YA, pacar Tamara Tyasmara, yang ditetapkan sebagai tersangka kematian Dante. Dibalik sosok pria yang bersamanya saat itu masih ada sosok misterius Marco Leonardho.

Aktor Marco Leonardho menjadi sasaran kemarahan netizen karena selama ini diduga menjadi pacar Tamara Tyasmara. Ia sangat terkejut media sosialnya digerebek oleh netizen dan menyebutnya sebagai pembunuh.

“Kemarin netizen mengkritik saya, saya kira saya pacar Tamara Tyasmara, kaget banget, kenapa saya dituduh karena ini salah sasaran,” kata Marco Leonardho saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/2/2024).

“Saya tidak tahu siapa saja yang dituduh sebagai pembunuh, penenggelaman, mengalihkan isu penghapusan jejak, ada juga yang komentarnya sangat pedas, artinya Anda akan dihukum di dunia setelah mati, Anda adalah seorang pembunuh,” dia melanjutkan.

Bahkan, Marco Leonardho sempat mengalami serangan panik akibat hinaan warganet di media sosialnya.

“Oh sumpah, suatu hari aku memikirkan hal-hal yang tidak ada gunanya dan sembarangan, tapi dua hari setelah aku bangun, netizen semakin panas dan menggoreng, dan netizen dibombardir dengan puluhan bahkan ratusan komentar. jadi saya terpengaruh secara mental ketika saya bangun. Itu sebabnya saya sangat khawatir dan terlalu khawatir sampai mengalami serangan panik, bagaimana kalau gua?” kata Marco Leonardho.

Marco Leonardho mengaku dekat dengan Tamara Tyasmara hanya sebagai sahabat.

“Saya sering mengerjakan proyek bersama Tamara saat menunggu perintah untuk membawa kami bersama, saat itulah kami membuat konten bersama di media sosial kami masing-masing, kami memposting persatuan kami,” jelas Marco Leonardho.

“Mungkin dari situlah netizen mengira saya pacar Tamara, dari sanalah,” imbuhnya.

Kini, polisi telah menangkap YA dan Marco Leonardho bisa bernapas lega karena tak lagi menjadi sasaran kemarahan netizen.

“Tapi sekarang saya bangga karena saya tahu Polda Metro Jaya menyalakan CCTV dan seharusnya netizen melihat bahwa itu bukan saya. Jadi sekarang saya bangga,” tutupnya. Tonton video “Update Kasus Putra Tamara Tyasmara: Menuju Penyidikan – Pacar Jadi Saksi” (ahs/pus)

Tamara Tyasmara Jelaskan Bekas Gigitan dan Luka Lebam di Tubuh Anak

Jakarta –

Polisi melepas jenazah dan autopsi anak Tamara Tjasmara dan Anger Dimas di TSU Jeruk Purut. Ditemukan luka gigitan dan lebam di tubuh anak tersebut.

Adanya bekas gigitan dan lebam menjadi pertanyaan. Tamara Tjasmara digigit di IGD karena tak percaya anak satu-satunya telah meninggal.

Tamara Tjasmara menjelaskan, luka gigitan tersebut disebabkan oleh perbuatannya saat mencoba membangunkan anak yang tidak sadarkan diri di IGD.

“Saya menggigit segalanya. Saat Dante berada di ruang gawat darurat, aku menggigit semuanya, di sekujur tubuhku, untuk mencari jawabannya. Itu tujuan saya, saya capai segalanya, terutama untuk membangunkan Dante,” kata Tamara Tjasmara. saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).

Tamara Tyasmara tak mau bicara terlalu banyak soal pelanggaran hukum yang menyebabkan kematian anak tersebut. Ia mengaku tak ingin meremehkan hasil otopsi polisi.

“Mungkin nanti, seperti yang saya sampaikan, saya tidak berani berkomentar terlalu banyak karena masih dalam penyelidikan. Nanti saya serahkan ke polisi untuk menjelaskannya karena mereka punya kewenangan untuk melimpahkan,” kata Sandy Arifin. Pengacara Tamara Tyasmara.

Tamara Tjasmara kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian anaknya yang diduga tenggelam. Tamara Tjasmara berharap hal itu segera terungkap.

“Mari kita berharap hukumannya sesuai dengan yang terjadi, bahkan secara adil, kebenaran akan terungkap,” kata Tamara Tyasmara.

(kapak/pi)

Tamara Tyasmara Buka Pengakuan Pacar Usai Dante Meninggal dan Tuduhan ‘Cek TKP’

Jakarta –

Sepeninggal Dante, Tamara Tyasmara banyak mendengar tuduhan tak masuk akal terhadap dirinya dan kekasihnya, Yudha Arfandi alias YA pun ditetapkan sebagai tersangka. Tamara Tyasmara mendapat banyak kritik.

Bahkan pesinetron itu pun tak menyangka apa yang dilakukan Yudha Arafandi pada orang yang sangat ia percayai. Dalam detikcom, melalui telepon kemarin, Tamara Tyasmara mengaku tak ada masalah dengan kekasihnya sebelum Dante meninggal.

Tamara Tamara bilang pacarnya itu dekat dengan Dante. Saat itu juga Date dan anak Arafandi sedang berenang bersama.

Dalam acara tersebut, Arafandi menceritakan Tamara Tyasmara sempat ke rumah sakit dan datang di hari pertama pemakaman Dante. Namun Tamara Tyasmara mengaku tidak bisa melihat atau berbicara dengan Dante setelah kematiannya.

“Arfandi masih di rumah sakit. Dante di rumah sakit, hari pertama Tahlilan masih di sana. Saya belum siap ketemu. Soalnya dia sedang bersama anak saya saat itu,” ujarnya. dikatakan Tamara Tamara.

Arfandi teringat kejadian yang menimpa Dante. Tamara Tyasmara tak bisa bertemu apalagi ngobrol.

“Apalagi bilang, Oh, saya tidak bisa melakukan ini. Dia coba minta maaf, dia coba bicara, tapi saya tolak. Ini Dante yang baru saja meninggal,” tegasnya.

“Bukannya memendam perasaan malah diolok-olok. Nggak usah ngobrol apalagi ketemu,” imbuhnya.

Arafandi pun mencoba menjelaskan kepada keluarga Tamara Tyasmara. Namun Tamara memilih untuk tidak mendengarkan penjelasan apapun hingga ia melihat bukti CCTV.

Dia mencoba menjelaskan kepadaku. Saya menolak.

“Saya sudah menyerahkannya ke polisi. Kalau saya menyembunyikannya, mengapa saya harus membawa masalah ini ke polisi?” Dia berkata dengan emosi.

Tamara Tyasmara mengatakan sang kekasih akhirnya mengirimkan pesan dan mengaku lalai menjaga Dante.

Arfandi mengaku itu salahnya, dia mengaku ke saya itu salahnya, katanya, terjadilah perbincangan, ‘Aku siap Tamara, kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan. Benar, aku pasrah, aku lalai mengambil Selesai. Jaga anakmu’. Saya tidak tahu Arafandi ngobrol dengan keluarganya atau tidak,” ujarnya.

Di halaman selanjutnya, Tamara Tysmara menjawab tuntutan penyidikan kriminal sebelum Dante meninggal

Tonton video ‘Top 5: Pacar Tamara Bikin Aku Terisak-isak Dia Tak Punya Masalah Mental’:

(mata kucing)