Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Selamat datang Hendelforex di Portal Ini!

Hendelforex – Para ibu seringkali bermasalah dengan bayi yang gelisah. Hal ini akan membuat bayi menangis tanpa henti, bahkan mengganggu waktu tidurnya. Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Biasanya bayi rewel disebabkan oleh masalah seperti ruam popok dan ruam kulit. Masalah ini sering terjadi pada bayi karena cara atau kesalahan dalam menggunakan popok.

Kondisi inilah yang menyebabkan timbulnya masalah dermatitis pada bayi, terutama pada bagian yang tertutup popok. Faktanya, masalah ruam menyebabkan kulit bayi mengalami iritasi dan merah. Ilustrasi popok bayi. (Stok Shutter) Biar Nggak Tumbang, Simak Nih Tips Jaga Kesehatan Bagi Anggota KPPS saat Pemilu 2024

Namun ternyata ruam popok dan kulit merupakan masalah yang berbeda pada bayi. Branding Director MAKUKU Indonesia Lucky Zheng mengatakan masalah gegabah ini terjadi karena berbagai sebab.

Ruam

Lucky Zheng menjelaskan, sekitar 75 persen ruam kulit terjadi akibat kesalahan pemilihan popok.

“75 persen ruam kulit bayi disebabkan oleh pemilihan popok yang salah sehingga mengakibatkan iritasi dan kemerahan,” kata Lucky Zheng saat peluncuran media MAKUKU SAP Diapers Pro Care (13/10/2022).

Kesalahan dalam memilih popok juga disebabkan oleh penyebab lain yang menyebabkan ruam pada kulit, antara lain tidak mengganti popok tepat waktu. Cara pembersihan yang tidak tepat Bahan iritan makanan yang menyebabkan ruam Gesekan kulit.

Ruam popok

Sedangkan ruam popok tidak jauh berbeda. Masalah ini juga menyebabkan pemilihan popok yang salah. Namun penyebab ruam popok lainnya berbeda-beda. Kondisi ini lebih berkaitan dengan hal-hal yang disebabkan oleh berbagai hal, antara lain: Permukaan popok yang basah Sirkulasi udara yang terlalu berat atau tidak merata Permukaan popok yang kasar pada kulit sensitif Popok yang menggumpal

Untuk menghindari kedua masalah ruam tersebut, diperlukan perawatan khusus. Dokter Anak Dr. Scorpicanrus Tumpal Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A., mengatakan, masalah ruam popok dan kulit perlu cara untuk mencegahnya.

Cara utama untuk menghindarinya adalah dengan rutin mengganti popok, terutama yang sudah penuh. dr Andreas menjelaskan, saat bayi buang air kecil akan mempengaruhi kesehatan kulitnya. Hal ini menyebabkan ruam pada kulit.

Oleh karena itu, penting untuk mengganti popok secara rutin. Untuk bayi baru lahir, penting untuk menggantinya setiap 2 jam. Sedangkan untuk anak kecil usia 1-12 bulan, waktu pergantiannya setiap 2-3 jam. Selain itu, untuk bayi berusia di atas 12 bulan, waktu pergantiannya sekitar 3-4 jam. Namun jika terjadi buang air besar, Anda harus segera menggantinya. Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Mengganti popok juga akan membuat kulit bisa bernapas. Ini akan mencegah ruam kulit. Selain itu, penting juga untuk memberikan krim yang mengandung zinc oxide. Kandungan zinc oksidanya akan mencegah terjadinya ruam pada kulit bayi.

“Penting untuk mengganti popok anak minimal 3 sampai 4 jam sekali. Karena akan memberikan ruang pada kulit dan memberinya kesempatan untuk beristirahat. Di satu sisi, orang tua juga bisa memberi mereka krim apa saja jika mengandung zinc oxide. “Ini akan mencegah munculnya ruam di kemudian hari,” jelas dr Andreas.