Kala Burung Endemik Indonesia Terancam Pembukaan Tambang

Wecome Hendelforex di Website Kami!

Hendelforex, Jakarta – Organisasi Burung Indonesia memperkirakan eksploitasi hutan untuk pertambangan, termasuk nikel, akan semakin mengancam habitat burung endemik. Pejabat Keanekaragaman Hayati dan Konservasi Burung Indonesia, Achmad Ridha Junaid, mengatakan lembaganya belum menerima studi khusus mengenai dampak pertambangan terhadap populasi burung domestik. Namun pembukaan hutan bekas hutan alam berpotensi mengganggu perkembangbiakan spesies, terutama spesies endemik yang habitatnya terbatas. Kala Burung Endemik Indonesia Terancam Pembukaan Tambang

“Jika habitatnya rusak, tentu berdampak pada penurunan populasi dalam jangka panjang,” kata Ridha kepada Tempo kemarin.

Menurut Ridha, perubahan kecil saja pada tutupan hutan dapat mempengaruhi kehidupan burung endemik, terutama yang berada di bioregion Wallacea, termasuk Maluku, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Di Maluku Utara misalnya, setidaknya terdapat 98 jenis burung endemik Indonesia. Sebanyak 41 spesies masih tersebar merata, namun ada 12 spesies yang hanya hidup di beberapa pulau saja.

Pulau Obi, lanjutnya, memiliki 5 jenis burung endemik seperti pergam obi, brinji-obi tua, cendrawasih-corro obi, fan obi, dan walik benjol. Burung bangau walik menurut catatan burung di Indonesia berstatus terancam punah karena sangat sensitif terhadap perubahan habitat. “Populasi dan wilayah sebarannya sangat kecil.” Vision+ Resmi Luncurkan Versi Terbaru Aplikasi Vision+ 2.0, Download Sekarang!

Indonesia mempunyai burung endemik terbanyak

Di Indonesia, tercatat 1.826 jenis burung pada tahun 2023, naik dari 1.818 jenis pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 541 spesies bersifat endemik. Keanekaragaman spesies endemik di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Dibandingkan data tahun 2022, ditemukan tujuh spesies baru dalam setahun terakhir.

Beberapa spesies endemik, kata Ridha, hidup di kawasan terbuka, misalnya burung Gosong Maluku yang memanfaatkan pantai untuk berkembang biak. Secara global, Indonesia adalah rumah bagi 172 spesies burung yang terancam punah. Jumlah spesies rentan tertinggi terdapat di Sumatera, disusul Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. “Jika habitatnya terganggu, jumlah suatu spesies bisa menurun secara signifikan.”

Penambangan menggerogoti tutupan hutan

Yayasan Madani Berkelanjutan mencatat 542.000 hektar kawasan hutan alam terancam hilang dari konsesi pertambangan, khususnya nikel. Sekitar 122 ribu hektare kawasan ini berada di Sulawesi Tenggara. Peneliti Yayasan Madani Sadam Afian mengatakan konsesi nikel di provinsi tersebut akan mencakup 243.000 hektar pada pertengahan tahun 2023. Sekitar 73 persen konsesi pertambangan nikel, menurut data organisasi, berada di kawasan hutan, yang sebagian besar berada di hutan produksi. “Bukaan lahannya kecil, hanya sekitar 50-100 hektare, tapi banyak,” ujarnya kepada Tempo.

Pilihan Redaksi: 24% Hutan Pulau Jawa Masih Ada, 5 Satwa Endemik Ini Terancam Punah

Sulawesi dan Maluku termasuk lokasi penambangan nikel yang paling berpotensi mengganggu habitat burung endemik. Baca selengkapnya

Dua korban penembakan di KKB OPM adalah Asisten Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Manurung dan Benyamin Banua (53). Baca selengkapnya

Satuan Reserse Kriminal Daerah Polda Bangka Belitung mengaku tidak ada orang atau aktivitas di lokasi tambang timah dekat Bandara Depati Amir Pangkal Pinang itu. Baca selengkapnya

AMIN Nasional mengaku belum yakin Anies Baswedan akan patuh kepada pengusaha pertambangan pendukungnya jika terpilih menjadi presiden. Baca selengkapnya

“Dirkrimsus mohon ditindak ranjau ini. Tangkap saja semuanya. Kalau ada yang masuk segera tangkap,” kata Kapolda Bangka Belitung. Baca selengkapnya

Spesies ular air yang baru diidentifikasi disebut Hypsiscopus indonesiensis. Baca selengkapnya Kala Burung Endemik Indonesia Terancam Pembukaan Tambang

Pesawat yang membawa pekerja perusahaan pertambangan Rio Tinto jatuh di Kanada, sejumlah orang di dalamnya dilaporkan tewas. Baca selengkapnya

Tambang nikel telah beroperasi puluhan tahun, setidaknya ribuan hektar hutan telah dibabat. Baca selengkapnya

Jatam Research mengulik bisnis-bisnis di balik calon pendukung yang berpotensi besar merusak lingkungan. Baca selengkapnya

Pemantau pertambangan Ferdy Hasiman mengatakan, pemberantasan penambangan liar memerlukan komitmen nyata dari pemerintah, khususnya presiden. Baca selengkapnya