Ditekuk Satria Muda, Pelatih Pelita Jaya Kecewa

Selamat datang Hendelforex di Portal Ini!

JAKARTA – Pelatih kepala Pelita Jaya Bakri Jakarta Rob Beveridge mengaku kecewa dengan penampilan anak asuhnya yang dipermalukan 77-100 oleh Satria Muda Pertamina Jakarta dalam laga perpanjangan waktu IBL. Ditekuk Satria Muda, Pelatih Pelita Jaya Kecewa

Jalan Terjal Ganda Putra Indonesia Menuju 16 Besar French Open 2023

Beverly Qi berkata selama pertandingan, “Saya pikir bermain seperti ini menyakitkan bagi kami. Kalah di kandang sendiri akan menjadi kekecewaan bagi para penggemar, manajemen, dan pemilik klub yang menyaksikan pertandingan ini. Saya kecewa untuk para pemain.” Konferensi pers pasca pertandingan di Jakarta. , Sabtu, 20 Januari 2024.

Pelatih kepala Perita Jaya mengaku sayang kalah dari lawan tangguh tersebut. Ia pun mengungkapkan kekesalannya terhadap para pemainnya, terutama buruknya pertahanan dan serangan Satria Muda yang sangat fleksibel.

“Mungkin kami terlalu lelah dan kurang istirahat, tapi itu hanya alasan. Saya kecewa karena pertahanan kami jelek. Serangan Satryamuda tidak bisa kami hentikan,” kata Pelita tak mau menyalahkan penampilan Jaya. dua pertandingan dalam dua hari…

Meski kecewa, Beveridge menyoroti sisi positif Satriya Muda dan menyadarkan kelemahan tim. Meski Pelita menyebut Jaya adalah salah satu tim terbaik di liga, namun sang pelatih ingin para pemainnya memahami pentingnya pertahanan.

“Pertandingan ini sangat bagus bagi kami, mengajarkan kami banyak hal. Kemudian yang harus kami lakukan adalah memaklumi setiap kesalahan dan bermain lebih baik di pertandingan berikutnya,” kata pelatih asal Australia itu.

Pelita Jaya Jakarta mengawali musim dengan baik. Mereka mengalahkan juara bertahan Pravali Harum Bandung pada pekan lalu. PJ juga mengalahkan tim basket Tangerang Eagles di laga kandang pertamanya kemarin. Ditekuk Satria Muda, Pelatih Pelita Jaya Kecewa

Namun pada laga kandangnya melawan Satria Muda, Pelita Jaya justru kalah dengan selisih 27 poin. (Ant) Widodo C. Putro yang bertanggung jawab atas degradasi memecat Fernando Valente sebagai pelatih tim dan menjadi pelatih baru Arema Football Club. Manajemen Klub Sepak Bola Arema segera memperkenalkan pelatih baru yang akan memimpin tim hingga berakhirnya Liga 1 pada 2023/2024. Hendelforex 9 Februari 2024