5 Penyebab Utama Terjadinya Kebocoran Data, Segera Antisipasi

Selamat datang Hendelforex di Website Kami! Penampakan Alien di Sepanjang 2023

Hendelforex Tekno – Bocornya data partisipasi pemilih di Komisi Pemilihan Umum atau KPU belakangan ini menambah jumlah kasus serupa di Indonesia. Menurut Ketua KPU Hasyim Asy’ari, data pemilih tidak hanya dimiliki oleh KPU, tetapi juga oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan partai politik peserta Pemilu 2024. “Kelompok KPU dan Satgas (BSSN, Cybercrime Polri, BIN dan Kemenkominfo)”Kami sedang berupaya mencari kebenaran atas dugaan sebagaimana diberitakan dalam laporan (kebocoran data),” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu. Berdasarkan laporan tersebut, kasus kebocoran data di Indonesia meningkat sebesar 143%. Pada Q2 tahun 2022, terdapat 1,04 juta akun pengguna di Indonesia yang mengalami kebocoran data pada periode tersebut, sedangkan secara global terdapat 2,3 miliar akun yang telah diretas sejak awal tahun 2020. Mulai berlaku, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 kini menjamin perlindungan data pribadi setiap individu di Indonesia . “Selain itu, undang-undang ini juga mendorong setiap organisasi atau perusahaan yang mengelola data pribadi untuk lebih bertanggung jawab dalam menjamin keamanan dan kerahasiaan data tersebut. Apabila terjadi pelanggaran, maka sanksi yang dijatuhkan akan memberikan efek jera dan memberikan kesempatan kepada korban untuk mendapatkan kompensasi yang adil.” Perlindungan data pribadi sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi setiap perusahaan atau organisasi di era digital ini. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan , Chairman dan Direktur PT Equnix Business mengatakan bahwa pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, pelanggaran kebijakan perlindungan data baik individu dapat menimbulkan akibat yang serius seperti hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, potensi kerugian finansial serta pelanggaran hukum yang dapat menimbulkan “beban hukuman” Solusi Julyanto Sutandang di Jakarta, Kamis, 30 November 2023. Penyebab kebocoran data Ia juga mengatakan, kebocoran data bisa terjadi melalui sumber internal maupun eksternal. Setidaknya ada lima sumber kebocoran data besar: 1. Akses dari aplikasi Aplikasi yang tidak aman atau rentan terhadap kebocoran data dapat menciptakan peluang bagi peretas untuk mengakses data yang tidak sah. Jika suatu aplikasi tidak memiliki langkah-langkah keamanan yang tepat, peretas dapat mengeksploitasinya untuk mendapatkan akses ke data sensitif. (Admin) {Risiko: injeksi SQL, pembajakan, dll.}    2. Akses pengguna super. Salah satu hak akses istimewa yang sering ada pada sistem adalah Superuser, yang mempunyai hak istimewa dan dapat mengakses sistem lebih leluasa dibandingkan pengguna biasa. Superuser juga dapat diberikan kepada individu atau pengguna tertentu untuk mengakses data atau sistem. Jika hak istimewa ini tidak dikelola atau dilembagakan dengan baik, terdapat risiko penyalahgunaan atau eksploitasi yang mengarah pada pelanggaran data. (Administrasi, Manajemen)    3. Akses dari Pusat Data. Data center adalah pusat yang menyimpan data-data penting suatu organisasi. Namun, jika keamanan dan proses yang memadai tidak diterapkan, hal ini dapat membuka pintu bagi peretas untuk membobol dan mencuri data dengan cara tertentu, termasuk rekayasa sosial. Kurangnya kontrol akses fisik atau keamanan di sekitar pusat data dapat memfasilitasi akses tidak sah. (Administrasi, Administrasi)    4. Mekanisme akses. Data dikelola oleh banyak pihak, mulai dari pengembang aplikasi, tim dukungan dan operasi, tim DBA, dan banyak lagi. Secara umum, setiap kelompok akan memiliki akses terhadap data mereka sendiri, dan setiap orang dalam kelompok yang mengakses data tersebut rentan terhadap penipuan dan kebocoran data. Integritas individu dan integritas perusahaan outsourcing dipertaruhkan dalam kasus ini. 5. Data tidak dienkripsi. Enkripsi adalah proses mengubah data menjadi format yang tidak dapat dibaca melalui operasi matematika dan acak, menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi dan dekripsi. Dengan mengenkripsi data dengan baik dan menggunakan manajemen kunci yang terstandarisasi, kebocoran data dapat dicegah jika salah satu dari empat faktor di atas terjadi karena data yang diambil tidak dapat dibuka. Data yang tidak terenkripsi dengan baik menjadi peluang untuk memudahkan proses pembacaan data yang dicuri. WNI di Jepang heboh pilih pemilu 2024 hari ini: Jangan sampai WNI di Jepang memilih serentak hari ini, Minggu, 11 Februari 2024. Hendelforex 11 Februari 2024 5 Penyebab Utama Terjadinya Kebocoran Data, Segera Antisipasi

5 Penyebab Utama Terjadinya Kebocoran Data, Segera Antisipasi